Selasa, 20 Januari 2026

Tingkatkan Kompetensi, Guru Direkomendasikan Daftar BERANI Cerdas

Tingkatkan Kompetensi, Guru Direkomendasikan Daftar BERANI Cerdas
Peringatan HUT PGRI ke-80 dan Hari Guru Nasional 2025 Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah berlangsung meriah di Anjungan Pantai Matano, Sabtu (6/12/2025). Foto: Biro Adpim

Morowali, Teraskabar.id – Kompetensi para guru menjadi perhatian tersendiri bagi Pemerintah Provinsi (Pemporv) Sulawesi Tengah (Sulteng). Para guru yang memiliki keinginan untuk meningkatkan kompetensinya, seringkali terbentur pada permasalahan pembiayaan.

Pemerintah Provinsi Sulteng di bawah kepemimpinan Gubernur Anwar Hafid dan Wakilnya, Reny A Lamadjido menyadari permasalahan yang dihadapi para guru saat ingin meningkatkan kompetensinya. Sehingga, para guru direkomendasikan untuk mendaftar pada Program BERANI Cerdas agar bisa meningkatkan kompetenisnya.

Demikian disampaikan Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid saat menyampaikan sambutan pada peringatan HUT PGRI ke-80 dan Hari Guru Nasional 2025 Tingkat Provinsi Sulteng, Sabtu (6/12/2025), di Anjungan Pantai Matano, Kabupaten Morowali.

Gubernur Anwar menyampaikan, peningkatan kompetensi guru kata Anwar Hafid, salah satu program yang disiapkan pemerintah pada 2026. Program strategis lainnya di antaranya, PAUD dibiayai penuh pemerintah, Wajib Belajar 13 Tahun (PAUD–SMA), Sekolah Rakyat di seluruh kabupaten/kota, dan Pemasangan internet di semua sekolah.

Program-program tersebut menjadi solusi atas kondisi pendidikan di Sulteng, di mana rata-rata lama sekolah baru 9 tahun, sehingga diperlukan intervensi besar untuk mencapai target Indonesia Emas 2045. Ia menegaskan pentingnya pendataan ketat terhadap kelanjutan pendidikan setiap anak dari SD hingga SMA.

Gubernur Anwar Hafid pada kesempatan tersebut juga meminta kepada PGRI untuk menyusun rekomendasi resmi sebagai dasar kebijakan pendidikan daerah, terutama terkait perlindungan hukum dan peningkatan kesejahteraan guru. Langkah ini sebagai bentuk apresiasi tinggi atas dedikasi para guru yang menurutnya menjadi pilar kemajuan daerah.

“Tanpa guru, Sulawesi Tengah tidak akan maju seperti sekarang. Masa depan anak-anak Sulteng ada di tangan kalian,” tegasnya.

Ketua PGRI Sulteng, Syam Zaini, S.Pd., M.Si, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah pemerintah.

  Chery Tawarkan Garansi Mesin 10 Tahun hingga Gratis Biaya Jasa Maintenance 4 Tahun

“Guru harus tegas, menjaga integritas, dan membimbing siswa menjadi manusia beriman serta berakhlak,” ujarnya.

Peringatan HUT PGRI ke-80 dan Hari Guru Nasional 2025 ini menjadi momentum penguatan kolaborasi antara pemerintah, PGRI, dan para pendidik demi mewujudkan generasi emas Sulawesi Tengah.

Hadir juga dalam kegiatan tersebut yakni Ketua TP PKK Sulteng sekaligus Ibunda Guru, Ny. Sry Nirwanti Bahasoan, Kepala Dinas Pendidikan Sulteng Yudiawati V. Windarrusliana, Kepala Badan Kesbangpol Drs. Arfan, Ketua PGRI Sulteng Syam Zaini, forkopimda, serta para pemangku kepentingan pendidikan lainnya. (red/teraskabar)