Palu, Teraskabar.id – Universitas Abdul Azis Lamadjido (Azlam) menjadi salah satu target kampus pada sosialisasi kegiatan Program Pertukaran Mahasiswa ke Amerika Serikat.
Program bernama Study of the U.S. Institutes (SUSIs) for Student Leaders, adalah program akademik lima hingga enam minggu yang dirancang bagi mahasiswa S1 calon pemimpin masa depan untuk meningkatkan pemahaman tentang Amerika Serikat dan untuk mengembangkan keterampilan kepemimpinan mereka. Kegiatan ini akan berlangsung di Temple University, Philadelphia, Pennsylvania, dari 22 Juni hingga 25 Juli 2024.
Para peserta program pertukaran mahasiswa tersebut akan mengikuti beragam aktifitas, seperti diskusi, seminar dan partisipasi dalam mengartikan keberagaman bersama beberapa peserta yang berasal dari berbagai negara.
Universitas Azlam menjadi salah satu targeted university (kampus sasaran) pada kegiatan sosialisasi pertukaran mahasiswa tersebut. Tentunya hal ini merupakan salah satu peluang tersendiri bagi Universitas Azlam untuk mengembangkan kualitas mahasiswa secara global dan penjajakan kerja sama dengan US Consulate yang ada di Surabaya.
Wakil Rektor II Universitas Azlam, Dr. Hj. Sitti Ulfa SE, M.Si menjelaskan, program pertukaran mahasiswa ke Amerika Serikat adalah hal yang wajar dilakukan bagi Universitas Azlam. Sebab, universitas ini memiliki visi misi yang menekankan pada daya saing.
“Jika tidak pernah berkompetisi maka tidak akan lahir yang namanya SDM unggul,” kata Warek pada kegiatan sosialisasi yang dipandu Yulizar Pramudika Tawil di Aula Universitas Azlam, Selasa (7/11/2023).
Ia menjelaskan, kompetisi melahirkan produktivitas dan produktivitas yang tinggi lahir dari kolaborasi atau kerjasama.
Sementara itu, Kepala LPPM Universitas Azlam, Dr. Andi Darmawati Tombolotutu, SE, M.Si mengatakan, sekaitan dengan kegiatan sosialisasi ini, Universitas Azlam nantinya akan dilirik sebagai salah satu mitra dari konsulat Amerika Serikat yang ada di Surabaya.
Makanya setelah kegiatan ini, ia berharap mahasiswa bisa menyiapkan diri untuk ikut berkompetisi dengan meningkatkan kapasitas Bahasa Inggrisnya.
Puguh B. Susetiyo yang tampil sebagai pemateri pada sosialisasi, mengupas tuntas mengenai program SUSIs ini. Menurutnya, Mahasiswa yang mengikuti program SUSIs akan mengikuti perkuliahan di universitas tujuan sesuai dengan bidang studi yang mereka pilih. Selain mengikuti perkuliahan, mahasiswa juga akan mengikuti kegiatan-kegiatan budaya dan sosial di Amerika Serikat.
Program SUSIs merupakan kesempatan yang berharga bagi mahasiswa Indonesia untuk meningkatkan kemampuan akademik dan profesional mereka, memperluas wawasan mereka tentang dunia, dan memperkuat hubungan bilateral antara Indonesia dan Amerika Serikat.
Dua perguruan tinggi di Kota Palu, Sulawesi Tengah, yang mendapatkan undangan kehormatan dan menjadi nominasi dalam pertukaran SUSIs (Student of the U.S Institute) yaitu Universitas Aziz Lamadjido dan Universitas Tadulako, masing-masing setiap perguruan tinggi dengan satu nominator.
Dalam bidang lingkungan dan pembangunan berkelanjutan (Climate Change and the Environment) untuk Untad, serta Keberagaman Beragama dan Demokrasi (Religious Diversity and Democracy) untuk Universitas Azlam.
program pertukaran mahasiswa adalah satu dari 8 plus 1 program dalam merdeka belajar kampus merdeka (MBKM).
Untuk diketahui, Koordinator MBKM Dr. Sitti Ulfah dan Sekretaris MBKM Dr. Andi Darmawati Tombolotutu telah melakukan komunikasi dengan beberapa pihak dan satu di antaranya adalah SUSIs.
Kegiatan sosialisasi program SUSIs ini ditangani secara baik oleh koordinator program pertukaran mahasiswa AZLAM, Yulizar Parmudika Tawil, S.Sos, MSi.
Dengan adanya kegiatan ini diharapkan Indikator Kinerja Utama (IKU) Universitas Azlam dalam menjalankan program MBKM akan lebih baik. (teraskabar)







