Minggu, 25 Januari 2026

Warga Terdampak Gempa Poso Merindukan Kehadiran Langsung Bupati di Lokasi Bencana

Warga Terdampak Gempa Poso Merindukan Kehadiran Langsung Bupati di Lokasi Bencana
Instansi terkait melakukan cek kesehatan kepada warga terdampak gempa Poso di lokasi bencana. Foto: Deddy

Poso, Teraskabar.id – Gempabumi tektonik mengguncang Kabupaten Poso, pada Kamis malam (24/7/2025),   memnyebabkan ratusan rumah warga rusak di tiga desa di area pusat gempa dan menimbulkan gelombang pengungsimencapai 2000 orang menurut BPBD.

Dari keterangan beberapa warga di Desa Tindoli yang merupakan salah satu desa terdampak di pusat gempa,  kepada Teraskabar.id melalui sambungan telepon mengakui,  warga sangat merindukan kehadiran pemimpin daerah untuk datang menengok warganya.

“Sampai hari kedua pascagempa, pejabat teras dari Pemda Poso belum satupun yang datang, pak. Bupati, Wabup dan Sekda belum ada yang datang. Dari informasi katanya siang ini bupati baru akan tiba. Tapi mungkin wakil bupati yang duluan,” sebut warga yang minta namanya tidak dipublikasikan.

Ia menambahkan, sejak kemarin sore hingga malam tadi, sejumlah OPD seperti Dinas Kesehatan, Dinas PMD dan Dinas Sosial sudah datang dan memberikan pertolongan kesehatan  dan bantuan sembako. Namun beda jika pimpinan  daerah yang datang dan temui warga langsung di lokasi bencana.

” Walaupun sudah diterjunkan sejumlah dinas ke sini, tapi dengan hadirnya Bupati atau Wabup itu merupakan dukungan moril yang boleh memberikan kekuatan mental kami untuk hadapi bencana ini,” terangnya.

Kepala Dinas Kominfo dan Persandian Pemda Poso, Wayan S, mengatakan, menurut rencana Bupati Poso Verna Inkiriwang baru siang ini akan ke lokasi bencana. Namun pascabencana, semua OPD terkait sudah diperintahkan terjun ke lokasi dan memberikan pertolongan kemanusiaan kepada warga masyarakat.

” Sejak selesai gempa semua OPD sudah diperintahkan segera turun ke lokasi. Dan saat ini sudah standby di lokasi dari kemarin,” ujar Kadis Wayan. S kepada Terastabar, Sabtu (26/7/2025).

Siang ini lanjutnya, Bupati Verna Inkiriwang akan ke lokasi bencana bertatap muka langsung dengan warga terdampak, usai mengikuti acara pentahbisan gereja di Desa Pinedapa, Kecamatan Poso Pesisir.

  Transfer ke Daerah Dipangkas, PAD dan Kualitas Belanja Mesti Ditingkatkan serta Dipandang Perlu Cari Opsi Pembiayaan

Dan, menurut rencana, Wabup Suharto Kandar yang lebih dulu ke lokasi hari ini.

“Bantuan tenda dan bahan makanan dari Dinas PMD untuk korban bencana di 3T Pamona Tenggara sudah dibangun dan dibagikan sembako, serta pelayanan kesehatan dari Dinkes dan Dinsos. Hari ini juga tim IT dari kami akan ke lokasi guna antisipasi jaringan internet, pemasangan wifi untuk menunjang komunikasi,” ujarnya.

Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (PMD) Poso, Ridwan Benpa,  sudah berada di lokasi gempa sejak semalam. Ia mengaku jika mereka telah membangun tenda untuk warga pengungsi berkapasitas 120 orang di lapangan Desa Tindoli  dan telah membagikan sembako berupa minyak goreng beras, super mi serta bahan makanan lainnya.

” Kami telah membangun tenda serta bagikan sembako kerjasama antara Pemda Poso, Bank Sulteng, Dinsos, Palang Merah, Bulog kepada warga di tiga Desa pusat gempa pak,” tutur Sekretaris PMD Ridwan Benpa, Sabtu pagi.

Sementara Kabid Kedaruratan dan logistik BPBD Poso Beny Podungge, SH yang berada di lokasi bencana  mengaku jika saat ini bantuan dari BPBD provinsi belum tiba, mungkin masih diperjalanan ke lokasi. ” Mungkin mereka masih di perjalanan, sebentar pasti tiba,” tandasnya.  (deddy/teraskabar)