Selasa, 13 Januari 2026

22 Februari 2024, KPU Parimo Akan Laksanakan PSU di 2 TPS

22 Februari 2024, KPU Parimo Akan Laksanakan PSU di 2 TPS
Voting day Pemilu serentak 2024.oto: Dok

Parimo, Teraskabar.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Parigi Moutong menerima rekomendasi Pemungutan Suara Ulang (PSU) di dua Tempat Pemungutan Suara (TPS) dari Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) setempat.

“Kemarin itu, kami sudah menerima dua rekomendasi dari Bawaslu. PSU akan dilaksanakan di TPS 4 Kelurahan Bantaya, Kecamatan Parigi dan TPS 6 Desa Pelawa Kecamatan Parigi Tengah,” kata Ketua KPU Kabupaten Parigi Moutong, Aryana di Parigi, Sabtu (17/2/2024).

Baca jugaDua TPS di Parimo Berpotensi PSU, Ini Penyebabnya

Menurut Aryana, PSU di dua TPS tersebut, rencananya akan dilaksanakan pada Kamis 22 Februari 2024. “Pelaksanaannya sudah pasti, SK juga sudah dibuat dan sudah dikirim ke KPU provinsi,” terangnya.

Menurut Aryana, dalam pemungutan suara ulang nantinya, sekretariat KPU saat ini telah menyiapkan surat suara dan segala sesuatu untuk kebutuhan di dua TPS tersebut.

Untuk TPS 6 Desa Pelawa, KPU menyiapkan lima jenis surat suara.

Baca jugaSatu TPS di Touna Direkomendasi PSU untuk Pilpres

“Karena di TPS itu semua diulang, mulai dari Pemilu Presiden, DPR RI, DPD RI, DPRD Provinsi, hingga DPRD Kabupaten,” ungkapnya.

Kemudian, untuk TPS 4 Kelurahan Bantaya, PSU dilaksanakan pada Pemilu Presiden, DPR RI, dan DPD RI. Padahal, ia berharap PSU ini tidak terjadi di Kabupaten Parigi Moutong.

Sebab, sebelum penyelenggaraan Pemilu 2024 dilaksanakan, anggota PPK maupun PPS, dan KPPS telah diberi bimbingan teknis, bahkan simulasi pemungutan dan penghitungan surat suara.

Baca jugaKPU Parimo Musnahkan Puluhan Ribu Surat Suara Rusak Sehari Sebelum Pencoblosan

Meski begitu, ia mengaku, tidak ingin menyalahkan penyelenggara Pemilu ditingkat bawah. Karena, kesalahan bisa saja terjadi kerena desakan waktu dan banyaknya pemilih yang dilayani saat itu.

  Muslimin Dg Masiga dan H. Baharudin Ahmad Kandidat Ketua KKSS Morowali?

“Jadi, dimaklumi karena mungkin teman teman penyelenggara di bawah ini sibuk melayani banyak pemilih serta desakan waktu sehingga kesalahan ini terjadi,” ujarnya. (teraskabar)