Minggu, 3 Mei 2026
News  

67 Unit Huntap Berpotensi Tak Bisa Direalisasikan di Lahan Tondo II Kota Palu

67 Unit Huntap Berpotensi Tak Bisa Direalisasikan di Lahan Tondo II Kota Palu
(Kiri ke Kanan) Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan Sulawesi II, Bakhtiar, Senior Komunikasi PMC-CSRRP, Tasrif Siara, Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah Sulawesi Tengah, Sahabuddin, Kasubdit Wilayah III Direktorat PKP Ditjen Cipta Karya, Herman Tobo. Foto: Teraskabar.id

Sementara itu, pembangunan Huntap di Talise yang dilakukan oleh PT PP, progress pembangunannya sudah mencapai 99 persen fisik. Dan, setelah dilakukan penyempurnaan, progresnya hampir sudah sempurna. Bahkan, laporannya sudah diupayakan percepatan penghunian dan ada sekitar 400 unit yang sudah bisa segera dihuni.

Sedangkan pembangunan Huntap di lahan Petobo yang dikerjakan oleh Nindia Karya dan Waskita, sebanyak 644 unit sudah siap huni. “Kalau di sana (Petoba), pembangunan Huntapnya sudah 100 persen fisik. Saya fikir untuk di Petobo tidak ada masalah,” ujarnya.

Baca juga559 Unit Huntap Dibangun di Kawasan Talise Palu

Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Sulawesi Tengah, Sahabuddin mengakui, ada kendala pada proses pembangunan Huntap khususnya di lokasi Tondo II. Di lokasi ini rencananya akan dibangun 1.055 unit Huntap. Awal pembangunannya kata Sahabuddin, tak ditemukan kendala dalam proses pembangunannya.

“Jadi pada awal tahun 2023, saya masih ingat, itu dilakukan groundbreaking. Dan, saya berfikir kalau ini ada yang demo akan gagal pembangunan Huntap tapi semua berjalan lancar,” ujarnya.

Seiring berjalannya waktu, di tengah proses pembangunan Huntap, tiba-tiba ada klaim lahan dari warga untuk lokasi pembangunan di zona 2A2. Di lokasi yang diklaim warga itu, rencananya akan dibangun sekitar 165 unit Huntap.

Makanya, kementerian PUPR membuat skenario dengan mengoptimalisasi dua lokasi Pembangunan Huntap yang berdekatan yaitu Tondo 2 dan Talise. Melalui kerja keras pihak PMC, sudah didapatkan formulasi dengan memindahkan 66 KK ke Talise. Sisanya, 92 KK di Tondo sehingga masih ada 67 KK yang belum diperoleh lokasi penempatannya akibat permasalahan lahan. (teraskabar)

  Bripka H Bintara Polres Parimo Ditetapkan Tersangka Penembakan Erfaldi di Parimo