Palu, Teraskabar.id– Penentu legitimasi dalam pemungutan dan penghitungan suara di tempat pemungutan suara (TPS) , salah satunya yakni kehadiran para saksi. Sebab merekalah yang bertugas menjaga agar pemilu di TPS berjalan dengan adil dan jujur.
Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua Komisi Saksi Nasional (KSN) DPW Partai NasDem Sulawesi Tengah Ikhsan, S.Ip ,dalam kegiatan fit and proper test calon komisi saksi nasional (KSN) Kabupaten Donggala, Ahad (20/8/2023).
Baca juga:TPS Khusus Dibangun di LPKA Palu untuk Memastikan Anak Binaan Ikut Pemilu 2024
“ Partai NasDem menilai, saksi adalah perwakilan yang mendapatkan mandat peserta pemilu yang bertugas memastikan pelaksanaan pemungutan dan penghitungan suara di TPS berjalan sesuai dengan peraturan yang berlaku,” kata Ikhsan.
Menurutnya, fit and proper test bagi calon Komisi Saksi Nasional (KSN) merupakan langkah awal strategis yang tepat. Hal tersebut dilakukan, karena para calon saksi nantinya harus tahu betul situasi dan kondisi daerah serta TPS yang akan dipantau.
Baca juga: Hari Lingkungan Hidup, PT Vale Dipuji Soal Pengelolaan Lingkungan
“ Para calon saksi harus memahami secara detail dan terperinci tentang aturan – aturan main yang berada di TPS – TPS serta harus cermat saat proses penghitungan suara , “ ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, anggota tim fit and proper test Bappilu DPW Partai NasDem Sulawesi Tengah, Nasution Camang, S.Sos mengatakan dalam kegiatan Pemilu 2024 mendatang, para calon KSN akan berperan sebagai pengelola saksi dari Partai NasDem di setiap TPS. Tugas menjadi saksi, merupakan salah satu yang memiliki peran vital.
Baca juga: KPU Sulteng Tetapkan 2.236.703 DPT di Pemilu Serentak 2024
“ Tugas utama menjadi saksi partai politik adalah memastikan bahwa proses pemungutan dan penghitungan suara di setiap TPS berjalan dengan jujur dan adil sesuai dengan peraturan yang berlaku, “ kata pria yang juga merupakan wakil ketua Media dan Komunikasi DPW Partai NasDem Sulawesi Tengah.
Fit and proper test calon KSN Kabupaten Donggala ini di ikuti oleh kurang lebih 20 orang yang berasal dari kader – kader Partai Nasdem yang berada di wilayah Donggala. (teraskabar)







