Palu, Teraskabar.id– Wakil Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng) Ma’mun Amir berpesan kepada Sarikat Buruh untuk selalu membangun pendekatan persuasif ketika menemui permasalahan di lapangan yang berkaitan permasalahan buruh.
Pesan tersebut disampaikan Wagub Ma’mun ketika menerima audiensi Koordinator Wilayah (Korwil) Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI) Wilayah Provinsi Sulawesi Tengah, Karlan, pada Rabu (18/10/2023).
Baca juga: Nasdem Sulteng: Banggai Laut Jadi Perbincangan di Tingkat Nasional
Karlan bersama jajaran pengurus KSBSI wilayah Sulteng diterima Wagub Sulteng didampingi Staf Ahli Gubernur Bidang Perekonomian dan Pembangunan Dr.Farid Rifai Yotolembah,S.Sos,M.Si serta Kadis Tenaga Kerja dan Transmigrasi Drs. Arnold Firdaus,MT, di ruang kerja wagub.
Audensi pengurus KSBSI wilayah Sulteng dalam rangka silaturahmi serta berharap dukungan dari Pemprov Sulteng pada persiapan pelaksanaan rapat kerja wilayah yang akan dilaksanakan pada tanggal 28 – 30 Oktober 2023 di Morowali.
Baca juga: Tingkatkan Sinergi Pelaksanaan Tugas Pencegahan Korupsi, KPK Kunjungi Morowali
Wagub Ma’mun juga berpesan agar Korwil KSBSI Provinsi Sulawesi Tengah membangun pendekatan persuasif dan perbanyak action di lapangan untuk mencari solusi terbaik bagi tenaga kerja.
“Untuk menyelesaikan masalah tenaga kerja maka perbanyak action bukan teori,” ujarnya.
Baca juga: Buruh Bangunan Tercebur ke Laut saat Memancing di Bahomotefe Morowali
SBSI kata Wagub sangat berkaitan dengan upaya penurunan angka kemiskinan dan angka penggangguran dan Pemprov terus berupaya agar tenaga kerja lokal dapat masuk di dunia industri.
“Pemda punya program, tolong serikat dukung, kalau ada yang keliru dikoordinasikan dengan pemda,”katanya. (teraskabar)







