Tolitoli, Teraskabar.id – Sebanyak 31 pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Tolitoli dikukuhkan. Pengukuhan pengurus olahraga di daerah itu dilakukan ketua Umum KONI Sulteng, M Nizar Rahmatu.
Dari puluhan pengurus KONI yang dilantik itu, salah satu di antaranya adalah ketua KONI Kabupaten Tolitoli yakni H. Amran H. Yahya yang juga merupakan Bupati Tolitoli. Pelantikan digelar, Selasa malam di aula rumah dinas (Rumdis) Bupati Tolitoli.
Baca juga: Sulteng Tuan Rumah PON Air dan Pantai 2024, Bung Cudy Kembali Catat Sejarah
Pada pengukuhan dan pelantikan pengurus olahraga tersebut telah hadir sejumlah Forum Komunikasi Pemerintah Daerah (Forkopimda) di antaranya, pihak Kejaksaan, Kodim 1305/Buol Tolitoli, Danlanal, Polres dan pihak Kejaksaan hingga para pimpinan BUMN di Tolitoli.
Bupati Tolitoli H. Amran H. Yahya menyatakan KONI sebagai organisasi pengurus olahraga yang memiliki tanggung jawab dalam membangun prestasi olahraga di daerah, dirinya selaku ketua KONI Tolitoli tidak dapat berbuat banyak jika tidak mendapat dukungan dari semua pihak, terutama Forkopimda dan BUMN.
” Dukungan para pihak sangat diperlukan dalam meraih prestasi olahraga, dukungan dana sangat penting, untuk itu BUMN dan BUMD supportnya sangat diharapkan,” tegasnya.
KONI Tolitoli akan menjadi lebih baik daripada tahun sebelumnya ketika mendapat dukungan dari Forkopimda dan pihak badan usaha baik itu miliki negara maupun milik daerah.
Baca juga: Husen Moh Saleh Dikukuhkan Jadi Rektor Pertama Univeristas Abdul Azis Lamadjido
” APBD kita tak sanggup kalau tidak dibantu dari CSR yang berasal BUMN dan BUMD,” tandas ketua KONI Tolitoli itu.
Sementara ketua KONI Provinsi Sulteng, yang juga bakal calon (Bacalon) Bupati Parigi Moutong (Parimo) M. Nizar Rahmatu, menyampaikan, dari beberapa daerah di Sulteng, Kabupaten Tolitoli memiliki sumberdaya olahraga yang sangat baik. Hal itu dikarenakan telah memiliki enam putra terbaik yang beprestasi dalam cabang olahraga (Cabor).
Salah satu prestasi olahraga yang dicapai adalah di PON Papua beberapa tahun silam. Begitupun di Porprov Banggai belum lama ini, semua prestasi olahraga yang diikuti, Cabornya tidak melakukan naturalisasi, tapi bisa menyumbang medali emas yang lumayan banyak.
Baca juga: Empat Anggota DPRD Sulteng Dikukuhkan Jadi Pengurus LPTQ 2022
” Tolitoli memiliki pecatur terbaik, pernah mengikuti juara dunia di Thailand,” katanya, usai menyematkan bendera pataka KONI Tolitoli.
Selain itu, Cabor yang telah diunggulkan di Sulteng adalah Cabor renang, di Cabor ini Gubernur Sulteng berharap pada PON mendatang dari raihan 1 emas bisa menjadi 10 emas.
” Tugas KONI tanggung jawabnya adalah prestasi olahraga, kalau Dispora menyiapkan sarana dari olahraga usia dini, prestasi olahraga harga diri dan kebanggaan masyarakat,” sebutnya. (ram/teraskabar)






