Donggala, Teraskabar.id– Dinas Perpustakaan Kabupaten Donggala menyelenggarakan lomba bertutur yang khusus diikuti oleh siswa tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI). Kegiatan ini kali pertama dilaksanakan pasca bencana alam gempa bumi dan Covid-19 yang terjadi beberapa waktu lalu.
Lomba ini berlangsung pada Kamis (30/5/2024) di Aula Dinas Perpustakaan Donggala yang terletak di kompleks perkantoran, Kelurahan Gunung Bale, Kecamatan Banawa.
Kepala Dinas Perpustakaan Donggala melalui Sekretaris Dinas, Darnawati menjelaskan bahwa lomba bertutur ini bertujuan untuk mengembangkan budaya gemar membaca dan literasi bagi generasi mendatang sejak dini.
Baca juga: Keseragaman Kode Klasifikasi, Gubernur Sulteng Minta OPD Kelola Arsip Terintegrasi
Lomba bertutur ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi, akan tetapi bagaimana bisa menjadi motivasi untuk menumbuhkan budaya baca di wilayah kabupaten Donggala.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat menumbuhkan dan mengembangkan kegemaran membaca serta meningkatkan literasi pada anak-anak yang kelak akan menjadi agen perubahan,” ujarnya.

Mantan Camat Balaesang ini menekankan agar lomba bertutur ini tidak hanya menjadi iven tahunan, tetapi juga menjadi investasi jangka panjang bagi generasi masa depan dalam mendukung program Donggala Kanamavali atau Donggala Cerdas.
Baca juga: Walandano Kini Punya Perpustakaan Desa, Memperkuat Literasi Masyarakat Desa
“Kami ingin agar kegiatan ini dapat memperkuat semangat mereka (anak-anak) dalam membawa perubahan positif, seperti menginisiasi kegiatan literasi di lingkungan sekitarnya,” tambahnya.
Darnawati menuturkan, lomba bertutur ini diharapkan dapat menjadi momentum penting dalam mendorong minat baca di kalangan anak-anak sejak dini. Dengan demikian, anak-anak dapat mengenal berbagai cerita dan pengetahuan baru yang dapat memperkaya wawasan mereka.
Sementara itu, Ketua panitia lomba bertutur, Sarno dalam laporannya menyampaikan, tujuan lomba di antaranya, menumbuhkembangkan kegemaran membaca dan literasi anak-anak, serta kecintaan terhadap karya budaya bangsa melalui berbagai bacaan atau buku.
Baca juga: Perpustakaan UIN Datokarama Asah Kemampuan Mahasiswa Berwirausaha
“Harapannya, agar nantinya muncul bibit-bibit generasi muda dari seluruh wilayah kabupaten Donggala yang dapat menjadi panutan dalam menjalankan kebiasan gemar membaca dan literasi,” ujarnya.
Untuk diketahu, peserta lomba bertutur ini berasal dari sekolah penggerak dan literasi. Jumlah peserta lomba enam orang dari berbagai kecamatan. Pantauan media ini, para peserta lomba terlihat antusias dan penuh semangat dalam mengikuti lomba. Mereka menyampaikan cerita-cerita yang telah dipersiapkan dengan baik di depan juri dan penonton. Suasana Aula Dinas Perpustakaan Donggala pun penuh dengan keceriaan dan semangat belajar. (teraskabar)







