Minggu, 25 Januari 2026

Terhalang Arus Deras Sungai Tirtanagaya, Evakuasi Dua Jenazah Korban Terakhir Hari Ini

Terhalang Arus Deras Sungai Tirtanagaya, Evakuasi Dua Jenazah Korban Terakhir Hari Ini

Parimo, Teraskabar.id  – Seluruh personel yang terlibat dalam Tim SAR gabungan operasi pencarian 7 korban tanah longsor di hutan Desa Tirtanagaya, Kecamatan Bolano Lambunu, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, pagi ini mulai bergeser menuju Posko utama dengan membawa kedua korban.

Dua korban terakhir yang ditemukan adalah Safrudin E. Manjalai (36) dan Rapi (14) pada Rabu (25/6/2025) sekitar pukul 16.15 Wita. Keduanya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

“Pagi ini seluruh tim akan bergerak kembali menuju posko utama dengan membawa kedua korban,” kata Muh. Rizal, S.H. Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu, Kamis (26/6/2025).

Kendati telah ditemukan kemarin sore, 2 korban masih dalam proses evakuasi menuju posko utama. Kondisi cuaca yang hujan sejak sore hari mengakibatkan Tim mempertimbangkangkan keselamatan seluruh personel karena akses yang dilalui melintasi sungai dengan arus yang deras. Hal ini menjadi alasan mengapa proses evakuasi masih berjalan.

Pagi tadi kata Kepala Kansar Palu, seluruhpersonel yang tergabung dalam tim SAR  telah bergerak kembali menuju posko utama dengan membawa kedua korban. Mereka tiba di Posko SAR sekitar pukul 09.45 Wita  dan korban telah diserahkan kepada pihak keluarga.

Dengan berhasil ditemukannya seluruh korban, maka operasi SAR dinyatakan selesai dan ditutup. Seluruh unsur SAR  kembali ke satuan masing-masing usai melaksanakan evaluasi dan apel penutupan operasi.

“Alhamdulillah, seluruh korban berhasil ditemukan dan telah diserahkan kepada pihak keluarga. Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh unsur SAR yang telah bekerja keras, tanpa kenal lelah di tengah medan yang berat. Kami juga turut berduka cita sedalam-dalamnya kepada seluruh keluarga korban atas musibah ini. Semoga diberikan ketabahan dan kekuatan,” kata Kepala Kansar Palu.

Sebelumnya diberitakana,  Tim SAR gabungan kembali melanjutkan pencarian korban tanah longsor yang melanda Desa Tirtanagaya, Kecamatan Bolano Lambunu, Kabupaten Parigi Moutong.

  Mayat Perempuan Pensiunan PNS di Parimo Ditemukan Membusuk dalam Rumah

Memasuki hari keempat pencarian, tim kembali berhasil menemukan empat korban dalam kondisi meninggal dunia.

Pada pukul 08.00 wita, korban atas nama Subran (L/52) ditemukan di koordinat 0°35’57.26″N – 120°52’52.44″E. Jenazah korban kemudian dievakuasi ke posko dan diserahkan kepada pihak keluarga pada pukul 12.30 wita.

Selanjutnya, pada pukul 14.00 wita, tim kembali menemukan korban bernama Riska Juma (P/26), yang juga langsung dievakuasi ke rumah duka.

Pencarian terus dilanjutkan hingga pukul 16.15 wita, dua korban terakhir yaitu Safrudin E. Manjalai (36) dan Rapi (14) berhasil ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Identitas seluruh korban:

1. Sahrat (43), Laki-laki

2. Subran (52), Laki-laki

3. Ijal (28), Laki-laki

4. Safrudin E. Manjalai (36), Laki-laki

5. Riska Jumi (26), Perempuan

6. Arun (17), Laki-laki

7. Rapi (14), Laki-laki

Unsur SAR Terlibat Basarnas, Brimob, Polres Parimo, Polsek Tomini, TNI AD, BPBD Parigi, BPBD Provinsi Sulawesi Tengah, Tagana, Dinas Kesehatan, Aparat Kecamatan Bolano Lambunu dan Warga setempat. (red/teraskabar)