Senin, 4 Mei 2026

Tiga Periode di DPRD, Lukman Hanafi Siap Pimpin PKB Morowali

tiga periode di dprd lukman hanafi siap pimpin pkb morowali
Lukman Hanafi, Anggota DPRD Kabupaten Morowali yang maju mencalonkan diri sebagai Ketua DPC PKB Morowali. Foto: Istimewa.

Morowali, Teraskabar.id – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) akan menggelar Uji Kepatutan dan Kelayakan (UKK) calon ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC) PKB se-Sulawesi Tengah. Sebanyak 43 kandidat dari 13 kabupaten/kota mengikuti proses seleksi yang dipusatkan di kantor DPW PKB Sulawesi Tengah. Dalam proses itu, nama Lukman Hanafi muncul sebagai salah satu peserta yang maju sebagai calon Ketua DPC PKB Kabupaten Morowali. Ia membawa modal politik yang terukur setelah mencatat tiga periode di DPRD.

“Saya siap mengikuti seleksi ini sebagai bagian dari disiplin organisasi. Pengalaman politik saya, termasuk tiga periode di DPRD, saya jadikan modal untuk memperkuat kerja partai di daerah.” ucap Lukman, Senin (4/5/2026).

Dari Kepala Desa Hingga Tiga Periode di DPRD Kabupaten Morowali

Lukman Hanafi memulai kariernya dari level pemerintahan desa. Ia pernah menjabat sebagai Kepala Desa Pebotoa, Kecamatan Bumi Raya, Kabupaten Morowali. Setelah menyelesaikan masa tugas tersebut, ia masuk ke dunia politik melalui PKB.

Ia kemudian mengikuti Pemilu 2014 sebagai calon legislatif dan berhasil terpilih menjadi anggota DPRD Kabupaten Morowali. Sejak saat itu, ia mempertahankan kursi legislatif selama tiga periode berturut-turut.

“Saya membangun kepercayaan masyarakat dari bawah. Karena itu, setiap mandat yang saya terima selalu saya jalankan dengan kerja politik yang konsisten di lapangan.” ujar Lukman.

UKK PKB dan Seleksi Kepemimpinan Daerah

PKB menempatkan UKK sebagai mekanisme seleksi untuk mengukur kapasitas, integritas, dan visi kepemimpinan calon ketua DPC. Proses ini menjadi bagian dari konsolidasi internal partai untuk memperkuat struktur organisasi di tingkat daerah.

Tim penguji dari DPP PKB terlibat langsung dalam proses penilaian. Mereka menilai rekam jejak, kemampuan manajerial, serta komitmen kandidat terhadap penguatan organisasi partai di daerah.

  Mangrove dan Upaya PT IMIP Melestarikan Pesisir Bahodopi

“UKK adalah penting karena partai harus memastikan pemimpin DPC benar-benar siap bekerja. Pengalaman saya di legislatif, termasuk capaian tiga periode di DPRD, menjadi bagian dari pembuktian kapasitas itu.” tambahnya.

Selain itu, Lukman menegaskan kesiapannya mengikuti seluruh tahapan UKK. Ia juga menyatakan kesediaan untuk menerima keputusan partai terkait penetapan ketua DPC PKB Morowali.

Pengalaman panjang di legislatif daerah menjadi salah satu faktor yang perlu diperhitungkan dalam bursa calon ketua DPC. Selama menjabat, Lukman membangun kedekatan politik dengan konstituen di berbagai wilayah Morowali.

“Saya selalu menjaga komunikasi dengan masyarakat. Politik bagi saya adalah kerja pelayanan, bukan sekadar jabatan.” beber Lukman.

Kemudian, ia menguatkan jaringan politik berbasis akar rumput yang terbentuk sejak awal kariernya sebagai kepala desa. Konsistensi itu membuat posisinya tetap relevan dalam dinamika internal PKB di tingkat daerah.

Dinamika Bursa Ketua DPC PKB Morowali

Di tengah proses pemilihan, persaingan calon ketua DPC PKB Morowali berlangsung terbuka. Sejumlah kader dengan latar belakang berbeda ikut bersaing dalam mekanisme seleksi yang sama. Dalam dinamika tersebut, Lukman menilai pengalaman menjadi faktor penting dalam kepemimpinan partai.

“Kepemimpinan di partai harus berbasis pengalaman, kerja nyata, dan kedekatan dengan masyarakat.” tegas Lukman.

Meski demikian, ia menegaskan tetap menghormati seluruh proses yang berjalan. PKB menegaskan bahwa hasil UKK akan menjadi dasar penetapan ketua DPC di seluruh kabupaten/kota, setelah melalui evaluasi DPP.

Dengan demikian, seluruh kandidat masih menunggu keputusan akhir partai. Namun, pengalaman politik Lukman yang ditandai konsistensi panjang di parlemen daerah tetap menempatkannya sebagai salah satu figur yang diperhitungkan dalam kontestasi internal PKB Morowali. (G)