Kamis, 9 Juli 2026
Home, News  

Polda Suteng Perkuat Karakter dan Mental Perwira Baru SIP 55

Polda Suteng Perkuat Kesehatan Mental dan Karakter 55 Perwira Baru SIP
Biro SDM Polda Sulawesi Tengah (Sulteng) melalui Bagian Psikologi menggelar kegiatan tindak lanjut PKP bagi perwira baru lulusan SIP 55. Foto: Humas Polda

Palu, Teraskabar.id – Biro SDM Polda Sulawesi Tengah (Sulteng) melalui Bagian Psikologi menggelar kegiatan tindak lanjut Profile Klinis Psikologi (PKP) bagi perwira baru lulusan Sekolah Inspektur Polisi (SIP) 55. Polda Suteng perkuat karakter dan mental bagi perwira baru ini sebagai bagian dari pembinaan personel setelah menyelesaikan pendidikan perwira, Rabu (8/7/2026), di ruang  Presisi Biro SDM Polda Sulteng.

Kegiatan ini dipimpin Kepala Bagian Psikologi Biro SDM Polda Sulteng, Kompol Akhmad Kunaefi Muarif, M.Psi., Psikolog, didampingi Penata I Welly Salote bersama personel Bagian Psikologi. Seluruh peserta mengikuti sesi pembekalan dan asesmen sebagai upaya menjaga kesiapan mental kepribadian dalam menjalankan tugas kepolisian.

Dalam penyampaian materinya, Kompol Akhmad Kunaefi Muarif menegaskan bahwa kondisi mental yang sehat harus berjalan beriringan dengan kemampuan teknis yang dimiliki setiap anggota Polri. Menurutnya, kualitas moral menjadi pondasi penting dalam membentuk karakter perwira yang bertanggung jawab.

Ia juga mengatakan, anggota Polri yang memiliki moral baik akan lebih mudah mengedepankan sikap profesional, objektif, serta mampu memberikan pelayanan yang humanis kepada masyarakat. Nilai-nilai tersebut harus terus dipelihara sejak awal penugasan sebagai perwira.

Polda Suteng Perkuat Karakter Perwira

Kabag Psikologi menjelaskan sejumlah indikator kesehatan mental yang positif, seperti mampu mengendalikan emosi, menjalin hubungan sosial yang baik, berpikir rasional saat mengambil keputusan, serta memiliki motivasi dan produktivitas kerja yang konsisten.

Sebaliknya, ia mengingatkan adanya sejumlah gejala yang dapat menjadi tanda menurunnya kesehatan mental. Di antaranya sulit tidur, mudah terpancing emosi, mengalami kecemasan, kehilangan semangat bekerja, sulit berkonsentrasi, hingga muncul perasaan tidak berarti dalam lingkungan sekitar.

Menurutnya, mengenali tanda-tanda tersebut sejak dini menjadi langkah penting agar personel dapat segera memperoleh pendampingan psikologis. Dengan demikian, kondisi yang dialami tidak berkembang dan berdampak terhadap pelaksanaan tugas maupun kehidupan pribadi.

  Temui Warga Tanamodindi, Hadianto Serap Aspirasi Soal Penegakan Aturan Pemkot Palu

Melalui tindak lanjut PKP ini, Biro SDM Polda Sulteng berharap para perwira baru SIP 55 mampu menjaga kesehatan mental, memperkuat integritas, serta meningkatkan kualitas pengabdian kepada institusi dan masyarakat seiring dengan tanggung jawab baru yang diemban. (red)