Sigi, Teraskabar.id-KPU Sigi mengundang pejabat lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sigi, unsur Forkopimda hingga pimpinan parpol mengikuti nonton bareng (Nobar) peluncuran Tahapan Pemilu 2024 yang digelar KPU RI dari Gedung KPU, Jakarta, Selasa malam (14/6/2022). Acara juga diikuti oleh KPU se-Indonesia melalui virtual.
Baca juga : Mantan Bendahara KPU Tolitoli Ditetapkan Tersangka
Sejumlah pejabat Pemkab Sigi dan unsur Forkopimda hadir menyaksikan peluncuran Tahapan Pemilu 2024 secara virtual yang dipusatkan di halaman belakang Kantor KPU Sigi. Di antaranya, Asisten I Pemkab Sigi Andi Ilham mewakili Bupati Sigi, Kapolres Sigi yang diwakili Kabag Ops Polres Sigi, Kepala Kejari Donggala yang diwakili Kasi Pabar, Dandim 1306 Kota Palu diwakili Pabung Sigi.
Kegiatan yang dikemas dalam bentuk Nobar itu, juga dihadiri Plh Kakan Kemenag Sigi, Camat Dolo serta jajaran Bawaslu Sigi.
Sedangkan dari parpol adalah, PKB, Gerindra, Golkar, Nasdem, PSI, PAN, Hanura, PBB dan PKPI.
Baca juga : Komisioner KPU Buka Suara Soal Pertemuan dengan Cak Imin
Pada Peluncuran Tahapan Pemilu 2024 tersebut, Ketua Komisi Pemilihan Umum Hasyim Asy’ari berpesan kepada seluruh penyelenggara Pemilu hingga ditingkat kabupaten/kota agar murah senyum melayani seluruh pengurus Parpol yang datang ke kantor KPU.
“Laporkan ke kami kalau ada komisioner KPU yang melayani tidak dengan senyum, nanti akan kami latih untuk lebih mudah tersenyum saat melayani,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan, akan menjamin hak setiap masyarakat Indonesia dalam keikutsertaannya dalam pemilihan umum yang akan dilakukan serentak pada tahun 2024.
Baca juga : Masih Terima Gaji Ganda Selama Tiga Tahun, DKPP Berhentikan Tetap Anggota KPU Parimo Abdul Chair
“Demikian juga menjadi tugas kita bersama untuk menjamin bahwa warga negara yang memiliki hak untuk menjadi pemilih,” jelasnya.
Ia juga menjelaskan hal ini berlaku bagi setiap warga negara Indonesia yang sudah terdaftar dalam administratif negara.
Baca juga : Besok, DKPP Akan Periksa Anggota KPU Parimo Secara Tertutup
“Daftar pemilih sebagai jaminan administratif, bahwa negara warga negara yang memiliki hak dapat menggunakan hak pilihnya pada pemilu 2024,” katanya.
Menurut Hasyim, hal ini memang sudah merupakan wujud kinerja yang dilakukan oleh pihak KPU serta pihak lain yang bekerjasama agar kinerja tersebut dapat berjalan lancar tanpa adanya hambatan. (teraskabar)







