Minggu, 12 Juli 2026

Bawaslu Rakor IKP di Morowali, Daerah Perpindahan Penduduk Tertinggi se-Sulteng

Bawaslu Rakor IKP di Morowali, Daerah Perpindahan Penduduk Tertinggi se-Sulteng
Bawaslu Sulawesi Tengah menggelar rapat koordinasi (Rakor) Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) di Kabupaten Morowali selama dua hari, Kamis 9 Maret hingga 10 Maret 2023 di Hotel Metro Morowali. Foto: Humas Bawaslu Sulteng

Bungku, Teraskabar.id – Bawaslu Sulawesi Tengah menggelar rapat koordinasi (Rakor) Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) di Kabupaten Morowali selama dua hari, Kamis 9 Maret hingga 10 Maret 2023 di Hotel Metro Morowali.

Rakor dengan tema kerawanan pada tahapan pemutakhiran data dan penyusunan daftar pemilih pemilu tahun 2024, menghadirkan peserta dari ketua dan anggota Bawaslu kabupaten/kota se-Provinsi Sulawesi Tengah.

Baca juga : Hasil IKP Pemilu 2024, Sulteng Urutan Empat Kategori Kerawanan Tinggi

Anggota Bawaslu Sulteng Nasrun menjelaskan alasan Rakor indeks kerawanan pada tahapan pemutakhiran data pemilih dilakukan di Kabupaten Morowali. Morowali kata Nasrun, merupakan kabupaten destinasi perpindahan penduduk yang paling tinggi di Sulteng.

“Ini yang menuntut kita sebagai pengawas pemilu harus betul-betul mencermati proses pemutakhiran data khususnya pencoklitan (pencocokkan dan penelitian) terutama pada daerah perpindahan penduduk tertinggi,”  kata Koordinator Divisi Pencegahan, Parmas dan Humas Bawaslu Sulteng itu saat menyampaikan sambutan sekaligus membuka Rakor IKP.

Baca jugaBawaslu Sulteng Gandeng Lintas Stakeholder Antisipasi Potensi Kerawanan Data Pemilih

Nasrun juga menyampaikan strategi Bawaslu dalam melakukan pengawasan terhadap tahapan coklit.

Bawaslu menurutnya, secara nasional sudah menetapkan dalam proses pencoklitan ini dengan  dua strategi.

Pertama, strategi pengawasan melekat atau waskat yang sudah dilakukan sejak tanggal 12 sampai 19 Februari 2023.

  Satu TPS di Touna Direkomendasi PSU untuk Pilpres