Palu, Teraskabar.id – Pesan berantai yang beredar melalui WhatsApp tentang adanya bentrokan warga di jembatan Lalove, Kota Palu, Sulawesi Tengah, pada Sabtu malam (27/5/2023), adalah tidak benar alias hoaks.
Menindaklanjuti hal ini, aparat kepolisian dan aparat Kelurahan Tatura Utara dan Nunu turun langsung dan mengadakan pertemuan.
Baca juga : Turnamen Catur Cepat Tatanga 2022, Kelurahan Nunu Juara
“Isu yang beredar di media sosial hanya berita palsu dan tidak benar,” tegas Kapolsek Palu Selatan Velly, melalui siaran pers yang diterima Teraskabar.id, Ahad (28/5/2023).
Velly juga menjelaskan bahwa masyarakat Nunu dan Anoa tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh isu-isu tersebut. Sebaliknya, mereka saling berpartisipasi untuk mendukung aparat kepolisian, TNI, dan aparat kelurahan Tatura dan Nunu.
Baca juga : Pasar Inpres Manonda Palu Lebih Penting Dibanding Mall Tatura
Ia mengimbau kepada masyarakat agar tidak mudah percaya pada berita atau informasi yang disampaikan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.
“Sebaiknya, kita memeriksa kebenaran berita tersebut atau mengonfirmasikan kepada aparat keamanan terutama di kelurahan dan tokoh masyarakat,” tambahnya.
Selanjutnya, Lurah Tatura Utara, Firman, juga menyampaikan bahwa meskipun ada isu-isu yang berkembang di media sosial, masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi.
Baca juga : BINDA Terlibat di Munas XI di Palu? Begini Jawaban KAHMI
“Kami telah melakukan pertemuan dengan tokoh pemuda di Nunu, yang difasilitasi oleh Wakapolsek Palu Selatan,” jelas Firman.
Firman juga meminta bantuan Kapolsek Palu Selatan dalam menjaga keamanan dan mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.
Baca juga : Bentrok 2 Desa di Maluku Tengah, Polisi Minta Warga Tak Terprovokasi
Ia berharap agar masyarakat Kota Palu, khususnya masyarakat Tatura Utara dan Kelurahan Nunu, bersama-sama menjaga lingkungan di perbatasan masing-masing.
Baca juga : Hari Ini Jembatan IV Palu Mulai Dibangun, Masa Kerja 2 Tahun
Saat ini, aparat keamanan dari kepolisian, TNI, aparat kelurahan, dan tokoh pemuda bekerja sama untuk mencegah kemungkinan terjadinya kerusuhan serta mengantisipasi adanya pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab yang memanfaatkan situasi ini. (teraskabar)






