Morowali, Teraskabar.id– Bupati Morowali perkuat Pengawasan terhadap aparatur sipil negara (ASN) dengan menyoroti kedisiplinan absensi dan tanggung jawab kinerja di seluruh organisasi perangkat daerah (OPD). Kebijakan ini menuntut setiap pimpinan OPD meningkatkan pengawasan sekaligus memastikan laporan kehadiran pegawai masuk tepat waktu.
Bupati Morowali Iksan Baharudin Abdul Rauf menyampaikan arahan tersebut saat memimpin apel pagi di Halaman Kantor Bupati Morowali, Kompleks Perkantoran Fonuasingko, Desa Bente, Kecamatan Bungku Tengah, Senin (2/11/2026).
“Saya ingin sampaikan dan saya tekankan kepada teman-teman OPD, tolong seleksi absensi sebaik mungkin dan laporkan secepatnya,” tegas Iksan.
Bupati Morowali Perkuat Pengawasan Absensi ASN
Iksan meminta seluruh pimpinan OPD menjalankan pengawasan secara konsisten. Ia menegaskan bahwa tanggung jawab tersebut mencakup semua perangkat daerah, bukan hanya instansi tertentu.
Karena itu, setiap pimpinan harus memastikan jajarannya mematuhi aturan kehadiran. Pengawasan juga perlu menjangkau seluruh tingkatan organisasi agar pimpinan mengetahui kondisi kedisiplinan pegawai secara menyeluruh.
Selain memeriksa absensi, pimpinan OPD perlu memastikan pegawai menjalankan tugas sesuai tanggung jawabnya. Dengan demikian, catatan kehadiran tidak menjadi satu-satunya ukuran untuk menilai kinerja aparatur.
Kehadiran memang mencerminkan kedisiplinan dasar. Namun, pemerintah daerah juga perlu mengukur produktivitas, kualitas pekerjaan, ketepatan penyelesaian tugas, serta dampak pelayanan terhadap masyarakat.
Tahun Kedua, Bupati Morowali Perkuat Pengawasan: Kinerja ASN Diperketat
Memasuki tahun kedua kepemimpinannya, Iksan menyatakan akan meningkatkan pemantauan terhadap kinerja ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Morowali.
“Saya ingatkan, masuk tahun kedua ini saya akan pantau lebih ketat lagi. Saya akan buat kinerja kerja yang sangat padat,” tegasnya.
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa pemerintah daerah ingin mendorong aparatur bekerja lebih disiplin dan bertanggung jawab. Terlebih lagi, agenda pemerintahan ke depan akan semakin padat sehingga setiap perangkat daerah perlu meningkatkan kesiapan.
Iksan meminta seluruh ASN menunjukkan keseriusan dalam menjalankan tugas. Ia juga menekankan pentingnya tanggung jawab agar penyelenggaraan pemerintahan berjalan sesuai target.
Di sisi lain, peningkatan pengawasan membutuhkan sistem evaluasi yang terukur. Pemerintah daerah perlu menghubungkan data absensi dengan capaian pekerjaan agar penilaian kinerja mencerminkan kontribusi setiap pegawai.
Disiplin Harus Sejalan dengan Kualitas Pelayanan
Iksan mengingatkan bahwa pemerintah menggunakan anggaran untuk membiayai aparatur. Oleh sebab itu, setiap ASN harus menunjukkan tanggung jawab dan kinerja yang sebanding dengan sumber daya yang pemerintah alokasikan.
Menurutnya, keberadaan aparatur harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui pelaksanaan tugas dan pelayanan pemerintahan.
Prinsip tersebut menempatkan kedisiplinan sebagai bagian dari upaya memperbaiki tata kelola pemerintahan. Namun, pemerintah juga perlu memastikan bahwa pengawasan menghasilkan perbaikan nyata, bukan sekadar peningkatan kepatuhan administratif.
Selanjutnya, evaluasi berkala dapat membantu pimpinan mengidentifikasi masalah kedisiplinan, hambatan pekerjaan, serta kebutuhan peningkatan kapasitas pegawai. Langkah ini juga membuka ruang bagi pemerintah untuk memberikan pembinaan berdasarkan hasil evaluasi.
Melalui kebijakan Bupati Morowali perkuat Pengawasan, pemerintah daerah menempatkan kedisiplinan dan kinerja ASN sebagai perhatian penting memasuki tahun kedua kepemimpinan Iksan.
Tantangan berikutnya terletak pada konsistensi pelaksanaan. Pengawasan yang efektif perlu menghadirkan ukuran kinerja yang jelas, tindak lanjut terhadap pelanggaran, serta evaluasi kualitas pelayanan publik.
Dengan demikian, pengetatan pengawasan tidak berhenti pada pemeriksaan absensi. Pemerintah Kabupaten Morowali perlu memastikan setiap ASN bekerja secara profesional, memenuhi tanggung jawab, dan memberikan pelayanan yang semakin baik kepada masyarakat.






