Morowali, Teraskabar.id – Jelang voting day atau pungut hitung Pilkada Morowali 2024, dukungan dari berbagai elemen masyarakat terus mengalir untuk Pasangan Calon (Paslon) nomor urut 4 Rachmansyah-Harsono.
Kali ini dukungan tersebut datang dari para milenial yang tergabung dalam Gema RAHA (Gerakan Muda Rachmansyah-Harsono).
Dukungan milenial tersebut bergema dalam sebuah deklarasi yang didedikasikan untuk menjadi amunisi baru pada pemenangan Paslon nomor urut 4, Rachmansyah-Harsono.
Taufik yang didaulat sebagai motor para milenial tersebut, berikrar akan membawa gerbong ini menjadi Garda terdepan pemenangan Rachmansyah-Harsono menjadi bupati dan wakil bupati Morowali periode 2024-2029.
“Gema RA-HA siap berada di garda terdepan dalam upaya pemenangan Rachmansyah-Harsono jadi bupati dan wakil bupati Morowali periode 2024-2029,” ujar Taufik di Cafe WIB Bumi Fonuasingko, Rabu (13/22/2024).
Sebelum deklarasi itu digaungkan, acara dilaksanakan dalam bingkai sharing dan deklarasi bertajuk “Politik Kaum Muda; Peran Pemuda Dalam Ruang Politik”.
Dalam sharing dan persiapan deklarasi, Gema RA-HA menghadirkan pembicara, Muhlis Katili, S.Kep.,NS sebagai narasumber.
Muhlis Katili dalam penyampaiannya, mengajak kaum muda mengambil peran dalam politik yang beradab dalam menemukan sosok calon bupati dan wakil bupati yang tepat untuk Morowali.
Muhlis Katili yang juga motivator ini, bahwa 3 peran pemuda dalam politik dengan belajar, beri ruang dan ciptakan ide.
“Di momen politik ini akan menentukan diri anda sebagai pejuang di mana ide dan gagasan diterima 5 tahun ke depan. Tentukan dan pastikan komitmen atas ketegasan di tanggal 27 November 2024 nanti,” imbuh sang motivator itu.
Ia menambahkan, di Paslon nomor urut 4, kita bertransaksi bukan semata karena uang tapi dengan ide dan gagasan. Artinya, harus realistis bahwa ide dan gagasan diterima tapi faktor lain juga mendukung.
“Jadi ada dua pilihan pada momentum politik kali ini bagi kaum pemuda, mau jadi pecundang atau jadi pejuang. Tentu saja kaum milenial yang ada di sini pasti memilih jadi pejuang. Untuk itu siapkan mental kalian karena sebentar lagi kita akan berada di garda terdepan untuk menjadi pemenang Pilkada tahun ini,” tegas Muhlis.
Di kesempatan yang sama, Muhlis Katili juga menjelaskan Konsep Pemuda 4R yakni, 1.Find some reason. Bagaimana setiap sosok pemuda memiliki “Kegelisahan besar” di mana ia akan mengambil peran.
2.Recognize your Dream atau dengan kata lain menemukan “inner call” panggilan jiwa mengapa ia diciptakan Tuhan di muka bumi ini.
3.Take Responsibility/risk. Pemuda dalam mengambil peran siap menghadapi resiko dan bertanggung jawab.
Dan yang terakhir, 4.Create Relation. Setiap pemuda perlu bahkan harus membangun jejaring atau circle yang positif dan mendukung peran-peran besar ingin ia ciptakan. (red/teraskabar)






