Selasa, 13 Januari 2026
News  

Gubernur Sulteng dan Istri Sikapi ‘’Kalau Tidak Bisa Terima Kasih Jangan Fitnah Kami’’

Gubernur Sulteng dan Istri Sikapi ‘’Kalau Tidak Bisa Terima Kasih Jangan Fitnah Kami’’
Gubernur Sulteng Rusdy Mastura bersama istri, Dr. Hj Vera Rompas, M.Si. Foto: Andono Wibisono

Teraskabar.id – Bapak Gubernur Sulawesi Tengah, H Rusdy Mastura bersama istri, Dr Hj Vera Rompas S.sos MSi, memberikan keterangan resmi dari Jakarta, 08 Maret 2023 terkait polemik di sosial media platform facebookdan Instagram (IG) soal anasir orchestra dengan narasi ‘’Kalau Tidak Bisa Terima Kasih Setidaknya Jangan Fitnah Kami’’  dari Jakarta 08 Maret 2023 menyampaikan sebagai berikut;

Pertama; Bapak Gubernur Sulteng berserta istri mengucapkan selamat Nisfu Sya’ban, bagi umat Islam di Sulteng, yang sebelumnya telah menjalankan puasa Sya’ban. Filosofi Nisfu Sya’ban, semoga kita sekalian terus mendapat ampunan dosa, saling maaf memaafkan dan memperkuat tali silaturahim. Insya Allah, kita semua akan diperjumpakan dengan bulan Ramadhan 1444 hijriyah.

Baca jugaGubernur Sulteng Bentuk Tim Investigasi Sikapi Jual Beli Jabatan di Pemprov

Kedua; Penting disampaikan Bapak Gubernur Sulteng bahwa, hingga saat ini dirinya belum secara resmi (adminitratif) keluar dari Partai NasDem. Adapun, statmennya yang dimuat media meanstream tribunenews yang viral adalah pernyataan hasil door stop di sebuah warung kopi sesaat dirinya akan menghadiri Musyawarah Rakyat, 05 Maret 2023.

Sebagai pejabat publik, Gubernur Sulteng menghormati kerja – kerja jurnalisme. Ungkapan kekecewaan pada partai, adalah kontemplasinya atas kinerja internal partai selama ini. Gubernur Sulteng menyebut, partai politik adalah instrumen publik, tidak boleh dikritik dari dalam dan dari luar.

Gubernur merespon positif pernyataan balik Sekretaris DPW Partai NasDem Sulteng terkait kritikan berupa kekecewaannya. ‘’Biasa itu dialektika. Ada perbedaan persepsi, narasi atas apa yang dirasakan kader pada partainya,’’ tegas gubernur.

Baca juga: Pemda Alami Degradasi Kepercayaan Publik Bila Jual Beli Jabatan Dibiarkan

  Pengajuan Raperda RTRW, Gubernur Sulteng Setujui dengan Memasukkan Tambahan Disertai Catatan

Ketiga; Gubernur Sulteng meminta maaf pada segenap kader Partai NasDem bila kekecewaannya atas kinerja partai. Tetapi, Gubernur Sulteng mempertanyakan hal ikhwal apa yang difitnahkan. Kekecewaan itu adalah ungkapan perasaan, wajar setiap orang memiliki. Ada yang berani ungkapkan, ada yang tidak berani ungkapkan.

‘’Partai modern mesti siap dikritik dari dalam dan dari luar. Bahkan oleh kadernya sendiri. Itu proses pendewasaan berpolitik modern. Tidak boleh dilarang itu perasaan saya yang kecewa. Saya berani bicara. Ada juga yang tidak berani silahkan,’’ tandas Gubernur Sulteng.