Morowali, Teraskabar.id – Kehadiran PT Baoshuo Taman Industry Investment Group (BTIIG) atau yang dikenal dengan nama Indonesia Huabao Industrial Park (HUABAO) di Bumi Morowali Sulawesi Tengah (Sulteng) diharapkan bisa memberikan dampak positif.
Salah satunya terhadap serapan tenaga kerja lokal khususnya di Sulawesi Tengah, terkait hal itu, Huabao turut ikut serta memeriahkan Job Fair yang di gelar dengan membuka ribuan lowongan kerja, Sabtu-Minggu, 20-21 Januari 2024 di Gedung Pogombo Komp. Kantor Gubernur jalan Ahmad Yani Kota Palu, mulai pukul 09.00-16.00 WITA.
External Relations Manager Indonesia Huabao Industrial Park, Cipto Rustianto, mengatakan, dalam Job Fair ini, perusahaan berupaya mempertahankan dan mengembangkan keunggulan kompetitif melalui perekrutan karyawan dari warga lokal sampai Palu sebagai bagian dari Provinsi Sulawesi Tengah secara maksimal, yang dipandang sebagai aspek penting dalam menunjang pertumbuhan bisnis perusahaan di masa mendatang.
Menurut Cipto, kegiatan serupa juga aktif digelar di desa-desa area lingkar industri Huabao. Hal ini merupakan upaya nyata manajemen menjemput bola untuk mempercepat komitmen manajemen memberdayakan masyarakat di area lingkar industry, seperti Walk Interview yang digelar di Kantor Pelayanan PT BTIIG tanggal 22 Januari 2024.
Baca juga: Diminta Tak Lindungi Manajer Sekuriti yang Dituding Lecehkan Pegawainya, Begini Sikap PT BTIIG
Selain itu, lanjut Cipto, industri tambang merupakan penyumbang devisa bagi negara, dengan adanya pertambangan ini maka dibutuhkannya banyak tenaga kerja, sehingga memberikan dampak positif kepada masyarakat yang membutuhkan pekerjaan karena adanya lapangan pekerjaan yang dibuka seluas- luasnya.
Lebih jauh dijelaskan, tujuan dari kehadiran industri pertambangan secara umum adalah untuk memanfaatkan sumber kekayaan alam dan untuk kesejahteraan rakyat serta meningkatkan pendapatan daerah. Dimana beberapa bentuk kontribusi pembangunan suatu industri itu adalah membuka lapangan pekerjaan, terpenuhinya berbagai kebutuhan masyarakat, pendapatan masyarakat serta meningkatkan kesejahteraan.
Masyarakat juga di dorong untuk berfikir maju dan kreatif membuka peluang usaha-usaha baru yang sangat dibutuhkan di sekitar industry.
Baca juga: BTIIG dan Polteknik Morowali Sepakat Dorong Pendidikan dan Penelitian di Morowali
Sedangkan beberap posisi yang dibutuhkan saat ini diantaranya General Worker atau kru umum, Mekanik A2B, Mekanik Welder, Skill Worker (PLTU), Operator Hoist Crane, Operator Loader, Operator Forklift, Operator Compactor, Operator Bulldozer, Operator Bucket-wheel Excavator (Stacker Reclaimer) dan Penerjemah Bahasa Mandarin.
Selain posisi tersebut, dalam kesempatan itu juga di buka pula pendaftaran kursus gratis untuk keahlian pengelasan. (teraskabar)






