Pendolo, Teraskabar.id – Kebakaran hutan dan lahan ( Karhutla) di Pamona Selatan, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, memasuki hari kedua, pada Ahad (13/9/2026). Karhutlah yang terjadi di sekitar pusat kota Pendolo dan Desa Pasir Putih ini saat dilaporkan kobaran api sudah mulai merembet ke areal permukiman warga seperti di Desa Pasir Putih.
Menurut sejumlah warga yang sedang berjibaku memadamkan Karhutla di lokasi kejadian, melalui sambungan whatsapp menyebutkan bahwa siang ini kobaran api telah memasuki permukiman warga. Bahkan, fasilitas umum seperti SMA 1 Pamona Selatan sudah mulai dilalap sijago merah.
” Iya pak kebakaran hutan dan lahan di Pendolo ini sudah dua hari terakhir terus terjadi dan belum bisa dipadamkan sebab angin sangat kencang bertiup yang menyebabkan api merambat dengan cepat. Saat ini terlihat sekolah seperti SMA 1 Pendolo sudah terbakar dan sejumlah rumah warga, ” tulis masyarakat Pendolo itu.
Sedangkan Camat Pomona Selatan. Frank Moula, S. Sos. M. Si ketika dikonfirmasi Teraskabar.id membenarkan jika saat ini kebakaran Karhutla di wilayahnya belum dapat dipadamkan akibat musim kemarau yang berkepanjangan. Bahkan, saat ini api sudah mulai memasuki areal permukiman warga.
“Luasan hutan dan lahan yang terbakar sejak dua hari terakhit kejadian belum bisa disetimasi sebab kami masih terus terkonsentrasi untuk pemadaman titik api. Semua lini saat ini sudah terlibat dalam upaya pemadaman api, baik oleh warga masyarakat, TNI/Polri, pemadam kebakaran yang didatangkan oleh Bupati Poso, serta semua pihak sudah terlibat untuk memadamkan kobaran api di sini. Fasilitas umum seperti sekolah sudah dilalap api dan sedang dipadamkan oleh massa dan pemadam kebakaran,” tutur Camat Frank.
Ia menambahkan, saat ini ada dua unit mobil pemadam kebaran di lokasi dan menyusul tambahan mobil pemadam dari kota Poso sedang dalam perjalanan menuju Pendolo. (deddy)






