Senin, 12 Januari 2026
Ekbis  

Kenaikan IPH Tertinggi,  Mendagri Imbau Beri Perhatian Khusus ke Sigi

Kenaikan IPH Tertinggi,  Mendagri Imbau Beri Perhatian Khusus ke Sigi
Gubernur Sulawesi Tengah diwakili Kepala Bagian Kebijakan Perekonomian Biro Ekonomi Setdaprov Sulteng, Syarief mengikuti rakor secara virtual dari ruang kerja Kabiro Ekonomi Setdaprov Sulteng, Senin (29/5/2023). Foto: Humas Pemprov

Jakarta, Teraskabar.idMenteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menyebut secara khusus dua provinsi, yaitu Jawa Barat dan Sulawesi Tengah untuk kepala daerahnya memberi perhatian khusus kepada dua pemerintah kabupaten/kota. Khusus untuk Sulawesi Tengah, Mendagri Tito mengimbau kepada kepala daerah untuk memberi perhatian khusus kepada Pemerintah Kabupaten Sigi.

Penyebabnya, indeks perkembangan harga (IPH) kabupaten/ kotanya pada pekan ke- 4 Mei 2023 mengalami kenaikan harga tertinggi.

Baca jugaGagal Tangani Masalah Pangan, Daerah akan Mendapat Surat Cinta Mendagri

“Ini perlu diwaspadai betul, tolong rekan-rekan kepala daerah di sana, baik bupati/wali kota dan gubernur untuk memberikan perhatian khusus terhadap kenaikan harga tersebut,” kata Mendagri  Tito pada rapat Koordinasi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Mei 2023 yang dilaksanakan secara virtual, Senin (29/5/2023). Gubernur Sulawesi Tengah diwakili Kepala Bagian Kebijakan Perekonomian Biro Ekonomi Setdaprov Sulteng, Syarief mengikuti rakor secara virtual dari ruang kerja Kabiro Ekonomi Setdaprov Sulteng.

Rakor TPID Mei 2023 dilaksanakan secara virtual dipimpin Mendagri Tito Karnavian, Senin (29/5/2023). Foto: Humas Pemprov Sulteng

Mendagri Tito juga menyampaikan, bahwa beberapa wilayah di Indonesia perlu mewaspadai kenaikan harga beberapa komoditas, seperti bawang merah, bawang putih, daging ayam ras, dan telur ayam ras.

“Perlu saya tekankan untuk pulau Jawa, Sumatera, dan Sulawesi agar mewaspadai kenaikan harga beberapa komoditas tersebut,” ujarnya.

Baca jugaSaat Audiensi ke Mendagri, Gubernur Sulteng Diminta Beberapa Hal. Apa Saja?

Dalam kesempatan yang sama, Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS RI, Pudji Ismartini menerangkan mengenai tren kenaikan maupun penurunan harga komoditas selama bulan Mei 2023.

Di antaranya, komoditas telur dan daging ayam ras mengalami kenaikan harga yang dipengaruhi oleh meningkatnya faktor permintaan selama pekan pertama hingga pekan keempat bulan Mei 2023. Hal ini didorong oleh meningkatnya aktivitas sosial masyarakat yang menggelar hajatan atau pesta.

  Kualitas Air Danau Matano Setara Air Kemasan, Metode Serupa akan Dilakukan PT Vale di Morowali

Dari sisi faktor biaya produksi, akibat naiknya harga pakan ayam petelur dan ayam pedaging dan juga disebabkan belum pulihnya populasi ayam petelur, ikut mempengaruhi naiknya harga telur dan daging ayam ras.

Baca jugaSeleksi Calon Sekdaprov, Gubernur Sulteng: Nilai Tertinggi yang Dilantik

Lebih lanjut, Pudji Ismartini menjelaskan, fluktuasi perkembangan harga pangan berdasarkan IPH per    pekan terjadi kecenderungan peningkatan harga di beberapa wilayah yaitu, di pulau Sumatera, Jawa, Kalimantan dan Sulawesi pada pekan ke-1 hingga pekan ke- 3 bulan Mei 2023, apabila dibandingkan dengan pekan ke-4 bulan April 2023.

Berdasarkan IPH nasional pekan ke-4 Mei 2023, secara spasial terdapat 52% wilayah yang mengalami kenaikan harga. Sementara itu 35% wilayah mengalami penurunan harga.

Sepuluh Kabupaten/Kota yang mengalami kenaikan harga tertinggi yaitu, Pangandaran, Sigi, Nias, Gunung Kidul, Magelang, Cimahi, Grobogan, Balangan, Mukomuko dan Kulon Progo.

Baca jugaMendagri Undang Gubernur Sulteng Soal Polemik SK Sekdaprov Novalina

Berdasarkan IPH tertinggi menurut pulau, 84% Kabupaten/Kota di pulau Jawa mengalami kenaikan harga, di mana kenaikan harga tertinggi berada di kota Pangandaran dengan IPH sebesar 6,89%. Hal ini dipengaruhi oleh kenaikan harga beras, telur ayam ras dan daging ayam ras.

Sementara itu, IPH tertinggi menurut pulau, 46% Kabupaten/Kota di luar pulau Jawa dan Sumatera mengalami kenaikan harga, dimana kenaikan harga tertinggi berada di Kabupaten Sigi (Sulawesi Tengah) dengan IPH sebesar 4,57%. Hal ini dipengaruhi oleh kenaikan harga daging ayam ras, bawang merah dan telur ayam ras.

Terakhir, Pudji Ismartini menjelaskan, Potret perkembangan harga bulan mei 2023, dimana komoditas dengan karakteristik harga cenderung terjadi kenaikan, berfluktuasi harganya menurut waktu dan bervariasi yaitu daging ayam ras, telur ayam ras, bawang merah dan bawang putih.

  Ketua PPS Panca Makmur Morowali Utara Dicatut Dukung Bacalon DPD

Rakor ini dihadiri Pasi Wanwil Korem 132 Tadulako, Kabid Hortikultura Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura Provinsi Sulteng, Disbunak, Disperindag, BPS Perwakilan Sulteng, eselon IV dan staf Biro Ekonomi Setdaprov Sulteng. (teraskabar)