Palu, Teraskabar.id– Kepengurusan Badan Pengurus Wilayah (BPW) Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) di Sulawesi Tengah sudah tiga tahun belakangan ini tanpa kegiatan alias vakum.
Kepengurusan BPW KKSS Sulteng periode 2015-2020 berakhir masa baktinya pada akhir 2020, namun ada kebijakan dari Badan Pengurus Pusat (BPP) KKSS untuk perpanjangan masa bakti. Dan, setiap tahun terjadi perpanjangan masa bakti hingga 2022.
Menyikapi permasalahan tersebut Forum Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan ( KKSS) yang berada di Sulawesi Tengah (Sulteng) menggelar konsolidasi kepengurusan KKSS yang sudah beberapa tahun vakum dalam kegiatan. Forum ini terdiri dari berbagai elemen warga yang domisili di Sulawesi Tengah. Mereka ada yang tergabung dalam kepengurusan di KKSS maupun non-kepengurusan yang memiliki semangat untuk kembali mengaktifkan KKSS sebagai wadah silaturahmi.
Baca juga: Pasar Ramadan Digelar di Palu Usai Vakum Dua Tahun
” Kami rindu untuk silaturahim sehingga apa pun itu namanya kegiatan itu untuk mengilhami agar KKSS kembali aktif,” kata Idham Khalik, salah satu pengurus KKSS pada diskusi konsolidasi kepengurusan KKSS, Ahad ( 23/10/2022) di Sutan Raja Hotel.
Untuk itu, Idham Khalik memberi apresiasi atas pelaksanaan diskusi konsolidasi ini yang diinisiasi oleh Andi Ridwan Adam, Akhmad Sumarling, Iskandar Karaeng Lili, Fatahuddin dan sejumlah tokoh – tokoh muda KKSS. Inisiasi mereka itu bertujuan memperoleh solusi tentang bagaimana KKSS kedepan dalam percepatan pembangunan Sulteng.
Sementara itu Ketua BPC KKSS Sigi Jamaluddin L.Nusu, mengatakan konsolidasi harus segera dilaksanakan secara berkesinambungan agar bisa segera terbentuk kepengurusan baru KKSS.







