Selasa, 13 Januari 2026
News  

KKSS Tiga Tahun Vakum di Sulteng, Tokoh Mudanya Cari Solusi

Palu, Teraskabar.id–  Kepengurusan Badan Pengurus Wilayah (BPW) Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) di Sulawesi Tengah sudah tiga tahun belakangan ini tanpa kegiatan alias vakum.

Kepengurusan BPW KKSS Sulteng periode 2015-2020 berakhir masa baktinya pada akhir 2020, namun ada kebijakan dari Badan Pengurus Pusat (BPP) KKSS untuk perpanjangan masa bakti. Dan, setiap tahun terjadi perpanjangan masa bakti hingga 2022.

Menyikapi permasalahan tersebut Forum Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan ( KKSS) yang berada di Sulawesi Tengah (Sulteng) menggelar konsolidasi kepengurusan KKSS  yang sudah beberapa tahun  vakum dalam kegiatan.  Forum ini  terdiri dari berbagai elemen warga yang domisili di Sulawesi Tengah. Mereka ada yang tergabung dalam kepengurusan di KKSS maupun non-kepengurusan yang memiliki semangat untuk kembali mengaktifkan KKSS sebagai wadah silaturahmi.

Baca jugaPasar Ramadan Digelar di Palu Usai Vakum Dua Tahun

” Kami rindu untuk silaturahim sehingga apa pun itu namanya kegiatan itu untuk mengilhami agar KKSS kembali aktif,”  kata Idham Khalik, salah satu pengurus KKSS pada diskusi konsolidasi kepengurusan KKSS, Ahad ( 23/10/2022) di Sutan Raja Hotel.

Untuk itu, Idham Khalik memberi apresiasi atas pelaksanaan diskusi konsolidasi ini yang diinisiasi oleh Andi Ridwan Adam, Akhmad Sumarling, Iskandar Karaeng Lili, Fatahuddin dan sejumlah tokoh – tokoh muda KKSS. Inisiasi mereka itu bertujuan memperoleh  solusi tentang bagaimana KKSS kedepan dalam  percepatan pembangunan Sulteng.

Sementara itu Ketua BPC KKSS Sigi Jamaluddin L.Nusu, mengatakan konsolidasi harus segera dilaksanakan secara berkesinambungan agar bisa segera terbentuk kepengurusan baru KKSS.

  Gubernur Anwar Hafid Puji Bupati Morowali Terkait Angka Kemiskinan