Sabtu, 20 Juni 2026

KLM Maryam Indah Terbakar di Perairan Luwuk, Sulteng, Seorang Tewas, Dua Proses Pencarian

KLM Maryam Indah Terbakar di Perairan Luwuk, Sulteng, Seorang Tewas, Dua Proses Pencarian
Proses pemadaman KLM Maryam Indah yang terbakar di perairan Luwuk, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, Sabtu dinihari (13/9/2025). Foto: Basarnas Palu

Luwuk, Teraskabar.id  – Kapal KLM Maryam Indah terbakar di perairan Luwuk, Kecamatan Luwuk, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, pada Sabtu dini hari (13/9/2025). Dalam insiden kebakaran kapal yang memuat kopra rute Luwuk-Taliabu itu, dilaporkan seorang meninggal dunia dan dua orang masih dalam proses pencarian oleh Tim SAR gabungan.

“Saat ini, dua korban masih dalam pencarian, sementara unsur SAR gabungan terus melakukan penyisiran di sekitar lokasi dengan dukungan peralatan lengkap,” kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu, Muh. Rizal, SH melalui keterangan resmi yang diperoleh media ini, Sabtu (13/9/2025).

Insiden kebakaran yang dialami KLM Maryam Indah, pertama kali diterima dari  Syahbandar Pelabuhan Luwuk, Takdir, pada pukul 00.59 Wita. Dalam laporan tersebut disebutkan terdapat satu kapal yang mengalami kebakaran dengan jarak sekitar 1 nautical mile dari Pelabuhan Luwuk.

Tim SAR segera diberangkatkan menuju lokasi kejadian menggunakan KN SAR Bhisma beserta unsur terkait lainnya. “Sejak menerima informasi pada dini hari, tim kami bergerak cepat menuju lokasi kejadian,” kata Rizal.

Setiba di lokasi pada pukul 01.30 Wita, Tim Rescue Pos SAR Luwuk bersama ABK KN SAR Bhisma dan unsur potensi SAR lainnya langsung melakukan proses pemadaman kapal.

Selanjutnya, pada pukul 01.44 Wita, Tim SAR Gabungan berhasil mengevakuasi tiga korban, terdiri dari dua selamat dan satu meninggal dunia. Korban selamat atasnama Landesa dan Marten. Sedangkan korban meninggala dunia atasnama La Anto. Seluruh korban kemudian segera dibawa ke RSUD Luwuk untuk penanganan medis lebih lanjut.

Proses pemadaman terus dilakukan hingga pukul 04.00 Wita, dibantu tugboat milik Pertamina. Api mulai mengecil, namun karena muatan kapal berupa kopra, bara api masih terlihat dan lambung kapal mulai tenggelam.

  Wali Kota Palu Melantik 16 Pejabat Eselon II, Wajibkan Kadis Bisa Dihubungi 24 Jam

Pada pukul 05.05 Wita, KN SAR Bhisma melanjutkan pencarian terhadap dua korban lainnya yang dilaporkan hilang yaitu La Alami dan La Hamid. “Kami mengimbau masyarakat dan nelayan sekitar untuk tetap waspada dan segera melapor jika menemukan tanda-tanda keberadaan korban,” ujar Rizal.

Unsur yang terlibat adalah, Pos SAR Luwuk, ABK KN SAR Bhisma, Syahbandar, Pelabuhan Luwuk,Polres Luwuk, Pos AL Luwuk, BPBD Luwuk dan masyarakat setempat.

Kepala Kantor SAR Palu, Muh. Rizal, S.H., menyampaikan bahwa operasi SAR masih terus berlangsung dengan fokus pencarian dua korban yang belum ditemukan.

Operasi SAR akan terus dilaksanakan hingga seluruh korban ditemukan. Perkembangan lebih lanjut akan dilaporkan secara berkala. (red/teraskabar)