Senin, 7 September 2026

Korban Banjir di Toboli Barat Terima 360 Batang Pipa Air dari Pemkab Parimo

Korban Banjir di Toboli Barat Terima 360 Batang Pipa Air dari Pemkab Parimo
Bupati Parimo, Erwin Burase menyerahkan secara simbolis bantuan pipa untuk warga terdampak banjir di Desa Toboli Barat, Sabtu (5/9/2026). Foto: IKP Parimo

Parigi Moutong, Teraskabar.id – Bupati Parigi Moutong (Parimo) H. Erwin Burase langsung menuju Desa Toboli Barat, Kecamatan Parigi Utara, Kabupaten Parimo, Sulawesi Tengah, untuk menyerahkan bantuan sarana air bersih kepada masyarakat terdampak banjir, usai menyalurkan bantuan pascabencana di Desa Avolua, Kecamatan Parigi Utara. Bertempat di Posko bencana, Sabtu (6/9/2026), korban banjir di Toboli Barat menerima 360 batang pipa air dari Pemerintah Labupaten (Pemkab) Parimo.

Bantuan yang diserahkan di Posko Desa Toboli Barat,berupa 360 batang pipa dengan rincian pipa ukuran 4 inci sebanyak 138 batang, pipa 3 inci 140 batang, pipa 2 inci 65 batang, pipa 1,5 inci 17 batang, serta 20 sak semen.

Penyerahan bantuan disaksikan Camat Parigi Utara, Kepala Desa/Sekretaris Desa Toboli Barat, serta masyarakat setempat. Dalam penyalurannya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) turut berperan aktif mendukung penanganan kebutuhan masyarakat terdampak banjir.

Sekretaris Desa Toboli Barat Izhar menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong atas bantuan tersebut. Menurutnya, pipa dan semen merupakan kebutuhan utama masyarakat korban banjir di Toboli Barat, setelah banjir menyebabkan sumber air tidak dapat digunakan.

“Bantuan ini akan kami kelola secara swadaya bersama masyarakat korban banjir di Toboli Barat, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) juga akan turun langsung membantu pemasangan pipa dan pembuatan bak penampungan air agar dapat dialirkan ke rumah-rumah warga yang terdampak,” ujarnya.

Bantuan tersebut diharapkan dapat mempercepat pemulihan akses air bersih sekaligus meringankan beban masyarakat pascabanjir. (red)

  7 Korban Luka Berat Manggarai Timur Dievakuasi via Heli Pascagempa NTT