Sabtu, 30 Mei 2026
Home, Umum  

MANPA Soroti Penyalahgunaan Vape Sebagai Alat untuk Mengonsumsi Narkotika

MANPA Soroti Penyalahgunaan Vape Sebagai Alat untuk Mengonsumsi Narkotika
Ketua MANPA, Muh Taufik. Foto: Istimewa

Palu, Teraskabar.id – Ketua Umum Mahasiswa Anti Narkoba Dan Peduli Aids (MANPA), Muh Taufik menyoroti fenomena yang akhir-akhir ini lagi marak mengenai penyalahgunaan vape (rokok eletrik) untuk mengonsumsi narkotika.

Menurutnya, vape yang awalnya digunakan sebagai alat bantu untuk berhenti mengonsumsi rokok kini menjadi ancaman besar terutama bagi anak muda di Indonesia.

”Hal ini tentunya menjadi kekhawatiran yang perlu di perhatikan bagi pemerintah pusat maupun daerah,” kata Muh Taufiq melalui siaran pers yang diterima media ini, Sabtu (11/4/2026).

Di tengah tujuan besar Indonesia Emas 2045 dan bonus demografis di mana kondisi umur produktif lebih banyak dari pada non prdofuktif yang berkisar (15-64 tahun), apakah kita sudah siap untuk mempersiapkan para generasi penurus bangsa? Banyak problem besar, salah satunya adalah penyalahgunaan Narkotika yang sampai saat ini pemerintah pusat maupun daerah belum bisa mengatasinya.

Belum lagi tentang masuknya jenis-jenis narkotika baru  seperti New Psychoactive Substances (NPS) yang mengandung zat psikoaktif dan zat etomidate (obat bius) yang masuk dalam jenis narkotika Golongan II.

Narkotika jenis baru ini juga dirancang untuk meniru efek obat-obatan terlarang yang sudah ada (seperti ganja, kokain, atau ekstasi). NPS sering kali disamarkan atau disusupkan ke dalam produk konsumsi gaya hidup modern, seperti cairan rokok elektrik (vape) atau produk herbal, untuk mengelabui pengguna dan aparat.

Ironisnya, banyak pelajar yang menjadi korban atas peredaran (NPS), mulai dari tingkat SMP, SMA, dan bahkan Perguruan Tinggi, yang tentunya masih minim akan pengawasan dan pengetahuan terkait jenis narkotika baru tersebut.

Penyalahgunaan liquid vape yang mengandung narkotika juga memiliki dampak serius terhadap kesehatan fisik dan mental seperti gangguan fungsi saraf dan otak, kerusakan organ fisik serta perubahan psikologis dan perilaku.

  Selebgram Zainnatu Sundus Terjerat Kasus Narkotika di Bali

Dengan melihat kondisi peredaran narkotika yang cukup signifikan dan memakan banyak korban maka perlu adanya regulasi yang jelas dari pemerintah serta tindakan tegas aparat terhadap penyalahgunaan rokok eleterik (vape).

Taufik menambahkan, ”Dalam hal ini kolektifitas organisasi pegiat narkoba juga dibutuhkan dalam melakukan pencegahan peredaran narkotika melalui program-program yang dapat menunjang pengetahuan terkait bahaya narkoba serta pendampingan terhadap korban peredaran narkotika, sebagai agen of control organisasi pegiat narkoba juga perlu melakukan pengawasan yang intens terhadap pemerintah dan aparat dalam menjalankan tugasnya untuk memberantas narkotika”. (red)