Selasa, 14 April 2026

Morowali Jadi Simpul Mudik, Bupati Iksan dan Kapolda Sulteng Turun Lapangan

morowali jadi simpul mudik bupati iksan dan kapolda sulteng turun lapangan
Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf diapit oleh Kapolda Sulawesi Tengah Irjen Pol Dr Endi Sutendi dan Kapolres Morowali AKBP Zulkarnain, Selasa (17/3/2026). Foto: IKP/Ghaff

Morowali, Teraskabar.id – Morowali jadi simpul mudik saat arus perjalanan Idul Fitri 2026 mulai meningkat tajam. Karena itu, Bupati Morowali Iksan Baharudin Abdul Rauf bersama Kapolda Sulawesi Tengah Irjen Pol Dr Endi Sutendi langsung turun ke lapangan untuk memastikan kesiapan pengamanan.

Bersama dengan Kapolres Morowali AKBP Zulkarnain, keduanya mengunjungi Pos Operasi Ketupat Tinombala di Bungku Tengah, Selasa (17/3/2026). Dalam kunjungan tersebut, mereka memantau kondisi personel, fasilitas, serta alur pengamanan yang telah disiapkan. Selain itu, mereka juga berdialog langsung dengan petugas di lapangan.

Iksan menegaskan bahwa tidak ada yang bisa bekerja sendiri. Oleh sebab itu, ia mendorong kolaborasi kuat antara aparat kepolisian, instansi terkait, dan masyarakat. Dengan demikian, pengamanan arus mudik dapat berjalan efektif dan terkoordinasi.

“Dari pemerintah daerah tentu berharap adanya kolaborasi bersama. Polisi menjaga keamanan, tetapi tidak bisa bekerja sendiri. Semua pihak harus terlibat, khususnya di Morowali,” tegas Iksan.

Di sisi lain, ia menilai Morowali jadi simpul mudik karena posisi geografisnya yang strategis. Kabupaten ini berada di jalur penghubung antara Palu, Kendari, dan Makassar. Akibatnya, arus kendaraan dari berbagai arah bertemu dan meningkat signifikan.

Karena kondisi tersebut, Iksan meminta petugas meningkatkan kewaspadaan. Terlebih lagi, beberapa jalur masih memiliki tantangan yang cukup berat. Oleh karena itu, pengawasan harus dilakukan secara ketat dan berkelanjutan.

“Di momen Idul Fitri ini, arus mudik sangat besar. Apalagi masih ada jalur yang cukup sulit dilalui. Karena itu, kita harus meningkatkan pengawasan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Morowali jadi simpul mudik tidak hanya berdampak pada lonjakan kendaraan. Namun, kondisi itu juga meningkatkan potensi risiko di lapangan. Oleh sebab itu, semua pihak harus bertindak cepat dan tepat.

  Realisasi Investasi TW II 2023 di Sulteng: Morowali Tertinggi PMA, Donggala PMDN

Morowali Jadi Simpul Mudik: Polisi Siap, Pelayanan Humanis Dikedepankan

Sementara itu, Kapolda Sulawesi Tengah memastikan jajarannya siap mengamankan arus mudik. Ia juga menginstruksikan seluruh personel untuk mengedepankan pendekatan humanis kepada masyarakat.

“Kami memastikan seluruh personel siap siaga. Selain itu, kami mengedepankan pelayanan humanis agar masyarakat merasa aman dan nyaman selama perjalanan mudik,” ujar Kapolda.

Selain itu, ia menegaskan bahwa koordinasi lintas sektor terus diperkuat. Dengan langkah tersebut, potensi gangguan dapat diminimalkan sejak awal.

Di akhir kunjungan, Iksan berharap sinergi terus terjaga. Dengan kerja sama yang solid, ia optimistis pengamanan berjalan lancar. Oleh sebab itu, ia kembali menegaskan bahwa Morowali jadi simpul mudik harus diimbangi dengan kesiapan maksimal dari semua pihak. (G)