Rabu, 14 Oktober 2026
Ekbis, Home  

OJK Gagas Percontohan Ekosistem Pendampingan Kolaboratif bagi Petani Cokelat di Poso

OJK Gagas Percontohan Ekosistem Pendampingan Kolaboratif bagi Petani Cokelat di Poso
Penandatanganan MoU dalam ekosistem pengembangan ekonomi daerah (PED) Komoditi Kakao Kabupaten Poso, Selasa (13/10/2026), di Desa Pendodolo, Kecamatan Pamona Selatan, Selasa (13/10/2026). Foto: Nur Fitra

Pamona Selatan, Teraskabar.id – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) menggagas percontohan ekosistem pendampingan kolaboratif bagi petani kakao di Pamona Selatan, Kabupaten Poso.

Hal itu disampaikan Kepala OJK Sulteng, Bonny Hardi Putra saat menyampaikan sambutannya pada Business Matching dirangkaikan dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dalam ekosistem pengembangan ekonomi daerah (PED) Komoditi Kakao Kabupaten Poso, Selasa (13/10/2026), di Desa Pendodolo, Kecamatan Pamona Selatan.

Programi ini menjadi percontohan dalam pendampingan para petani kakao di Pamona Selatan secara kolaboratif untuk membentuk ekosistem berkelanjutan (Sustainable). Kolaborasi pendampingan ini melibatkan pemerintah daerah dan industri jasa keuangan, serta dinas terkait. “Jadi OJK datang ke sini jangan hanya sekali terus lupa, kita (OJK) akan dampingi” tegas Kepala OJK Sulteng.

Gagasan ini menurut Kepala OJK Sulteng, telah didiskusikan dengan Wabup Poso, Suharto Kandar, bagaimana pola dan implementasi dari pendampingan kolaboratif ini nantinya, di mana goal dari gagasan ini adalah untuk kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat, khususnya warga Pamona Selatan.

Bonny menekankan, keberhasilan sangat memerlukan kolaborasi lintas sektor, komitmen kuat serta keberlanjutan yang diimplementasikan melalui aksi nyata.

“Jadi ini perlu semangat dan kesadaran dari berbagai pihak, walau pemda dan OJK terus mendorong dan industry keuangan siap membiaya, keberhasilan itu sangat ditentukan oleh semangat para petani menyambut program kolaboratif ini,” ujarnya.

Makanya kata Bonny, OJK untuk kali kesekian datang di wilayah ini untuk edukasi keuangan terhadap masyarakat di Pamona Selatan. Harapannya menjadi penguatan dan pendalaman dari kegiatan sebelumnya. Sehingga masyarakat yang sebelumnya kurang paham terhadap program edukasi yang dilaksanakan pada kegiatan sebelumnya, akan menjadi lebih paham pada kegiatan kali ini.

  Penerima Beasiswa BERANI Cerdas Tak Boleh Terima Beasiswa Ganda, Bisa Bermasalah Hukum

“Masyarakat yang kurang mengetahui terkait akses pembiayaan, akan menjadi lebih mengetahui,” ujar Kepala OJK Sulteng Bonny Hardi Putra mengawali sambutannya pada Business Matching di Desa Pendolo, Kecamatan Pamona Selatan, Kabupaten Poso, Selasa (13/10/2026).

Pada kegiatan ini kata Kepala OJK Sulteng, akan dirangkaikan dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) yang melibatkan Pegadaian, PNM, BPJS Ketenagakerjaan.

Turut hadir pada kegiatan ini, Wakil Bupati Poso, Soeharto Kandar; Analisis Direktorat Pengembangan Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro dan LJK lainnya, Ario, Kepala Dinas Pertanian Poso, Mustafa A. Tohan, S.P, M.P; Deputi Bisnis PT Pegadaian Kantor Area Palu, Putra Aspin Rahmatullah; Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Palu, Nursalam Halim;  Pimpinan Cabang PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Cabang Palu, M. Akbar Rifani; Koordinator Badan Penyuluh Kabupaten Poso, Hirlan; Kaprodi Agroteknologi Universitas Sintuwu Maroso, Dr. Ridwan; perwakilan perusahaan Valrhona, Miss Sanci Kastan; Camat Pamona Selatan, dan Kepala Desa Pandayora. (red)