Pasangan Cudy-Ma’mun Potensi Menang di Pilgub Sulteng 2024, Empat Faktor Fundamental Alasannya

Palu, Teraskabar.id – Jelang pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak 2024 di Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), proses kandidasi mulai mengerucut kepada 3 pasangan bakal calon.

Nama Ahmad Ali sejak awal telah memilih Abdul Karim Aljufri sebagai pasangannya, Rusdy Mastura tetap setia dengan Ma’mun Amir. Sementara Anwar Hafid memilih kalangan birokrat, Renny Lamadjido.

Baca juga: Penggunaan Istilah Badan Investasi, Begini Reaksi Tenaga Ahli Gubernur Sulteng

Merespon tiga bakal pasangan calon yang berpotensi akan tayang di Pilkada November 2024, salah satu Tim Kreatif Sangganipa Andika Ganti mengurai potensi kemenangan pasangan petahana Rusdy Mastura-Ma’mun Amir dalam gelaran Pilgub Sulteng 2024.

Bukan tanpa alasan, basis argumentasi yang dibangun oleh Andika berdasar pada 4 hal mendasar.

Pertama, dari segi Etnolingusitik.

Menurut Andika, mayoritas pemilih Sulawesi Tengah punya kedekatan linguistik dengan Rusdy Mastura dan Ma’mun Amir.

Kedua, berkenaan dengan representasi wilayah. Cudy-Ma’mun merupakan dua figur yang punya basis kultural di dua wilayah terbesar secara elektoral. Selain itu, Cudy-Ma’mun merupakan tokoh di dua wilayah yang merepresentasikan keseimbangan pembangunan timur dan barat.

Baca jugaTenaga Ahli Gubernur Sulteng Minta Presiden Jokowi Mesti Batasi Impor Batu Gamping

“Belum ada tokoh yang menandingi mereka berdua di lembah Padagimo dan Banggai Bersaudara,” kata Andika.

Ketiga, dari segi segmentasi Milenial. 50 persen program yang dijalankan Rusdy-Ma’mun merupakan bagian dari usaha kak Cudy merintis jalan masa depan Milenial.

Misalnya, membangun infrastruktur logistik dan digitalisasi. Hal lainnya, Cudy-Ma’mun ingin membangun budaya kerja baru melalui literasi digital.

Keempat, sukses program. Kurun waktu hanya 2 tahun 9 bulan, pemerintahan Rusdy Mastura-Ma’mun Amir banyak melakukan pembangunan secara berkeadilan.

Naiknya PAD dari Rp900 miliar menjadi Rp2 Triliun lebih merupakan hal paling mendasar dalam sejarah kepemimpinan di Sulawesi Tengah. Semua visi misi hanya bisa dijalankan secara cepat jika kondisi fiskal kita mampu meng-cover semua. “Ini paling utama dalam sebuah rencana pembangunan,” ujar Andika.

Baca jugaPilkada Serentak 2024 di Sulteng, 7 Daerah Nihil Bakal Pasangan Calon Perseorangan

Andika menambahkan, 10 titik jalan di beberapa kabupaten telah dikerjakan. Tahun depan, jalan yang menjadi kewenangan Pemprov juga akan dikerjakan. Tidak hanya itu, kesehatan dan pendidikan gratis sudah dicanangkan pemerintahan Rusdy-Ma’mun sebagai program prioritas. Pun dengan program Bantuan Tunai sudah ditunaikan sejak tahun 2022 .  “Hasilnya, angka kemiskinan ekstrim kita menurun,” tegasnya.

Bagi Andika, empat faktor fundamental itu yang tidak dimiliki oleh kandidat manapun. “Itu yang menjadi dasar utama rasionalisasi kemenangan Rusdy-Ma’mun menang sekali lagi hingga di angka 70 persen di Pilgub Sulteng 2024 ini,” tutup Andika. (Teraskabar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *