Rabu, 28 Oktober 2026
Ekbis, Home  

Pemkot Palu Pacu Sektor UMKM demi Dongkrak Kesejahteraan Masyarakat

Pemkot Palu Pacu Sektor UMKM demi Dongkrak Kesejahteraan Masyarakat
Pelatihan Wirausaha Pemula Tahun 2026 yang diselenggarakan Dinas Koperasi, UMKM dan Tenaga Kerja Kota Palu dengan melibatkan 160 peserta. Foto: Kominfo Palu

Palu, Teraskabar.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Palu terus mendorong penguatan ekonomi masyarakat melalui pengembangan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Langkah Pemkot pacu sektor UMKM demi dongkrak kesejahteraan masyarakat Kota Palu.

Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui Pelatihan Wirausaha Pemula Tahun 2026 yang diselenggarakan Dinas Koperasi, UMKM dan Tenaga Kerja Kota Palu dengan melibatkan 160 peserta.

Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, 28–30 Oktober 2026, tersebut dilaksanakan di Gedung Media Center Universitas Tadulako.

Pelatihan ini diarahkan untuk membekali para calon wirausaha dengan pengetahuan dan keterampilan dalam memulai, mengelola, serta mengembangkan usaha secara berkelanjutan.

Pemkot Palu Pacu Sektor UMKM, Kunci Penting Dorong Pembangunan Ekonomi Daerah

Wali Kota Palu yang diwakili Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kota Palu, Rahmad Mustafa, S.STP.,M.Si menyampaikan bahwa keterlibatan masyarakat menjadi salah satu kunci penting dalam mendorong pembangunan ekonomi daerah.

Asisten menilai, keberadaan UMKM tidak hanya berperan sebagai penggerak aktivitas ekonomi masyarakat, tetapi juga menjadi salah satu kekuatan yang membantu Kota Palu bangkit setelah mengalami bencana pada 2018.

“Kita masih ingat pada 2018 Kota Palu mengalami bencana. Namun, salah satu faktor yang membuat Kota Palu kuat dan mampu bangkit adalah sektor ekonomi,” ungkap asisten.

Menurut Asisten Rahmad, pengembangan kewirausahaan perlu dilakukan secara terencana dengan memperhatikan kemampuan pelaku usaha dalam mengelola bisnis.

Karena itu, para peserta diharapkan tidak sekadar memiliki keberanian untuk memulai usaha, tetapi juga memahami aspek manajemen yang menjadi fondasi keberlangsungan sebuah bisnis.

“Kita ingin para wirausaha pemula tidak hanya pandai mengelola usaha, tetapi juga memahami manajemen wirausaha,” ujar asisten.

Kolaborasi Gelar Pelatihan

Dalam kesempatan tersebut, asisten mengapresiasi Dinas Koperasi, UMKM dan Tenaga Kerja Kota Palu serta Universitas Tadulako atas dukungan dan kolaborasi yang memungkinkan pelatihan tersebut terlaksana.

  MTQ Ke-30 Tingkat Sulteng Memperlombakan 7 Cabang Diikuti 649 Peserta

Asisten juga mengingatkan seluruh peserta agar mengikuti setiap tahapan pelatihan dengan sungguh-sungguh dan memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memperluas wawasan serta meningkatkan kemampuan dalam berwirausaha.

“Pesan Bapak Wali Kota, serap ilmu sebanyak-banyaknya dari narasumber dan manfaatkan waktu ini dengan baik. Kembangkan kreativitas dan inovasi, jangan takut untuk mencoba,” pesan asisten.

Lebih lanjut, asisten menekankan pentingnya membangun jejaring antarpelaku usaha.

Melalui hubungan dan komunikasi yang baik, para wirausaha pemula diharapkan dapat saling bertukar informasi, berbagi pengalaman, serta menjajaki peluang kerja sama yang mendukung pertumbuhan usaha.

Upaya tersebut dinilai penting agar wirausaha pemula mampu menghadapi persaingan, membaca peluang pasar, dan menghasilkan produk maupun layanan yang memiliki nilai tambah bagi masyarakat.

Pemerintah Kota Palu berharap pelatihan ini dapat menjadi salah satu langkah strategis dalam menciptakan wirausaha baru yang mandiri, kreatif, dan berdaya saing. Dengan semakin berkembangnya sektor UMKM, diharapkan kontribusinya terhadap penciptaan lapangan kerja dan pertumbuhan ekonomi Kota Palu juga semakin meningkat.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Bidang UMKM Dinas Koperasi, UMKM dan Tenaga Kerja Kota Palu, Muhammad Fadly; Kepala Unit Penunjang Akademik Pengembangan Karir dan Kewirausahaan Universitas Tadulako (UPA PKK), Vitayanti Fattah; serta sejumlah pihak terkait lainnya. (red)