Sabtu, 24 Januari 2026

Penanganan Stunting di Desa Tuva Sigi, BRIDA Sulteng Ubah Pola Penanganan

Penanganan Stunting di Desa Tuva Sigi, BRIDA Sulteng Ubah Pola Penanganan 
BRIDA Provinsi Sulteng melibatkan kader Posyandu di Desa Tuva Sigi dalam menekan angka stunting. Foto: PPID BRIDA Provinsi Sulteng

Sigi, Teraskabar.id – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah melibatkan perangkat daerah dalam penanganan stunting di Kabupaten Sigi dalam rangka penurunan angka stunting. Sebagaimana kebijakan yang berlaku, Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Provinsi Sulawesi Tengah menyalurkan bantuan ke Desa Tuva Kabupaten Sigi sebagai lokus yang ditangani oleh BRIDA Provinsi.

Bantuan yang disalurkan oleh Brida Provinsi Sulawesi Tengah berupa makanan tambahan seperti telur dan juga susu formula bagi bayi dan juga ibu hamil.

Baca jugaDispora Sulteng Ubah Mekanisme Dana Hibah KONI, Cabor FASI Bereaksi

Dalam wawancara yang dilakukan oleh tim publikasi Brida bersama bidan Desa Tuva, Sudarni (13/3/2024), mengungkapkan bahwa dari pemantauan atas bantuan yang telah disalurkan, terdapat perkembangan pada empat dari sembilan anak yang berisiko stunting. Adapun untuk anak yang stunting sendiri, tiga dari empat anak tersebut juga sudah mengalami perkembangan.

“Dua dari tiga anak yang saya sebutkan tadi mengalami perkembangan yang sangat signifikan bahkan sudah mendekati garis normal,” kata Sudarni.

Untuk penyaluran tahap pertama, Sudarni menjelaskan bahwa bantuan tersebut langsung diberikan kepada orang tua anak yang mengalami dan berisiko stunting. Namun pola tersebut tidak berjalan efektif, sehingga pada penyaluran bantuan tahap kedua, Sudarni mengganti pola dengan pelibatan kader posyandu dalam rangka pemberian makanan tambahan dan juga pemantauan dari bantuan yang diberikan.

Baca jugaPameran Teknologi dan Inovasi Akan Hadir di BRIDA Award 2023

Sudarni mengungkapkan bahwa penanganan kasus stunting sendiri tidak hanya berfokus pada pemberian asupan bergizi saja, akan tetapi pola asuh orang tua juga memiliki pengaruh yang sama. Sudarni berharap, dengan adanya bantuan yang telah diberikan oleh BRIDA Provinsi Sulawesi Tengah dapat membantu penurunan angka stunting yang ada di Desa Tuva.

  Harga Telur Ayam di Palu Tembus Rp63 Ribu, Kelangkaan Pakan Penyebabnya

Selain itu juga Sudarni mengharapkan kepada orang tua untuk memperhatikan pola asuh yang diberikan kepada anak-anaknya.

Dikesempatan yang sama, Kepala Desa Tuva, Bahktiar, mengucapkan rasa terima kasih kepada BRIDA Provinsi Sulawesi Tengah dalam upaya penurunan stunting yang ada di Desa Tuva melalui bantuan yang disalurkan. Tidak hanya dari bantuan tersebut, upaya penurunan stunting di Desa Tuva juga ditunjang dari anggaran dana desa (ADD) dan juga program kebun PKK yang dijalan oleh masyarakat setempat.

Baca jugaWarga Palu di Perumahan Sigi Enggan Ubah KTP, Ingin Anaknya di Sekolah Favorit

“Meski belum maksimal, namun adanya bantuan ini kami merasa sangat terbantu. Hal ini juga ditunjang dari ADD dan juga program kebun PKK yang kami jalankan,” ujar Bahktiar.  (PPID BRIDA Sulteng)