Senin, 19 Januari 2026
Ekbis, Home  

Penduduk Miskin Turun Signifikan di Sulteng pada September 2024

Penduduk Miskin Turun Signifikan di Sulteng pada September 2024
Gubernur Sulteng Rusdy Mastura menghadiri rilis Berita Resmi Statistik yang diselenggarakan oleh BPS Provinsi Sulawesi Tengah, Rabu (15/1/2024), di ruang video conference BPS Sulteng. Foto: Humas Pemprov

Palu, Teraskabar.idBadan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Tengah (Sulteng) merilis kondisi kemiskinan di Provinsi Sulawesi Tengah pada September 2024.

Plh. Kepala BPS Sulteng Jefrie Wahido menyampaikan bahwa persentase penduduk miskin Provinsi Sulawesi Tengah pada September 2024 sebesar 11,04 persen, menurun sebesar 0,73 persen poin terhadap Maret 2024.

“Jumlah penduduk miskin pada September 2024 sebesar 358,33 ribu orang, menurun sebesar 21,43 ribu orang dibandingkan dengan kondisi Maret 2024,” kata Jefrie pada rilis Berita Resmi Statistik yang diselenggarakan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Tengah, Rabu (15/1/2024), di ruang video conference BPS Sulteng.

Pertemuan ini juga dihadiri Kepala Bappeda Provinsi Sulteng Christina Shandra Tobondo, Kepala Bank Indonesia Perwakilan Sulteng Rony Hartawan, Kepala Dinas Sosial Provinsi Sulteng Siti Hasbiah N. Zaenong, Kepala Dinas Kominfosantik Provinsi Sulteng diwakili Kepala Bidang Aptika Wahyu Agus Pratama, Kepala Kantor Dirjen Perbendaharaan (DJPB) Provinsi Sulteng Yuni Wibawa, pejabat lingkup BPS Sulteng, serta pejabat terkait lainnya.

Jefrie pada kesempatan tersebut menjelaskan, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah menggelontorkan dana sebesar Rp439,4 miliar untuk program penanggulangan kemiskinan.

Program itu kata Jefrie di antaranya; bantuan perlengkapan sekolah bagi siswa miskin, pembiayaan jaminan kesehatan untuk masyarakat miskin, program bantuan tunai, KUBE, UEP, sembako, bantuan pangan bergizi, pembangunan rumah tidak layak huni, bantuan perlengkapan nelayan miskin pesisir, pemasangan instalasi listrik dan kWh meteran masyarakat miskin, bantuan pangan, ternak, bibit tanaman, gelar pasar murah, sembako murah dan gelar pangan murah.

“Persentase penduduk miskin di daerah perkotaan pada September 2024 sebesar 7,34 persen, turun 1,27 persen poin dibanding Maret 2024 8,61 persen, sementara persentase penduduk miskin di daerah perdesaan sebesar 12,90 persen, turun 0,43 persen poin dibandingkan Maret 2024 13,33 persen,” kata Plh. Kepala BPS Sulteng Jefrie Wahido.

  Pemprov Sulteng Serahkan 2.402 SK PPPK Formasi 2024

Menangapi hal tersebut, Gubernur Rusdy Mastura menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Daerah Provinsi Sulawesi Tengah, stakeholder dan masyarakat yang telah berpartisipasi dalam menurunkan angka kemiskinan di Negeri Seribu Megalit ini.

“Alhamdulillah, saya sangat gembira dan bangga atas capaian signifikan yang kita raih dalam upaya penurunan angka kemiskinan di Sulawesi Tengah,” ucap Gubernur Rusdy Mastura.

Menurut Gubernur, penurunan angka kemiskinan ini merupakan bukti nyata bahwa program-program pembangunan yang berfokus pada peningkatan kesejahteraan rakyat telah mulai memberikan dampak yang signifikan.

Untuk itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus berkolaborasi dalam menciptakan Sulawesi Tengah yang lebih maju, adil, dan sejahtera bagi seluruh warganya.

“Mari kita lanjutkan perjuangan ini untuk mewujudkan masa depan yang lebih baik bagi anak cucu kita,” tambahnya. (red/teraskabar)