Palu, Teraskabar.id – Warga terjerat kasus penyalahgunaan narkoba di Sulawesi Tengah (Sulteng) semakin meningkat. Indikator tersebut salah satunya bisa dilihat dari jumlah penghuni di beberapa Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) di daerah ini.
Lapas Perempuan Kelas 3 Palu yang berada di Kecamatan Dolo, Kabupaten Sigi misalnya, warga binaan selama tahun 2022 sebanyak 178 orang. Sementara 143 orang di antaranya merupakan warga binaan yang terjerat kasus pidana narkoba, atau 83 persen dari total penghuni.
Baca juga : Pengawalan Ketat, 253 Warga Binaan Rutan Donggala Dipindahkan dari Lapas Palu
“Nyaris seluruhnya karena masalah narkoba di Lapas Perempuan Palu yang berada di Dolo Sigi, presentasenya sekitar 83 persen,” kata Kepala BNN Provinsi Sulteng Brigjen Pol H Monang Situmorang SH, Msi saat press releas akhir tahun 2022 di kantor BNN Provinsi Sulteng Jalan Dewi Sartika Palu.
Kondisi nyaris serupa di Lapas Palu. Menurut, Kepala BNN Provinsi Sulteng menyebutkan total warga binaan di Lapas Palu 810 orang. Sekitar 600 an napi atau sekitar 70 persen lebih karena masalah narkoba.
Baca juga : 20 Napi di Lapas Parigi Positif Narkoba
“Untuk angka pastinya, silakan wartawan mengkonfirmasi ke pihak Kanwil Kemenkum HAM Sulteng karena data penghuni lapas ada sama instansi tersebut,” kata Monang.
Secara umum lanjutnya, kasus narkoba di Sulawesi Tengah yang ditangani BNN Provinsi mengalami peningkatan baik dari sisi kuantitas maupun kualitasnya.






