Dengan penunjukan TGB dan RT, HT tentunya memiliki harapan besar terhadap keduanya dalam lingkaran kepercayaannya. Mereka diharapkan dapat membawa Perindo melewati ambang batas parlemen. Tentu saja, keduanya harus berkeliling ke berbagai daerah di Indonesia untuk memperkuat struktur partai, merumuskan strategi, dan mendapatkan dukungan pemilih. Tugas ini tidaklah mudah, dan RT menyatakan bahwa hal ini merupakan tantangan berat dalam diskusi yang dikutip dari media online kailipost.
Baca juga : Peserta Munas KAHMI XI Diajak Menangkan Anies Baswedan di Pilpres 2024
Menurut RT, di Perindo ia berharap dapat melayani dan belajar berpolitik dengan baik. Dia memilih Perindo karena sejalan dengan fatsun politiknya yang berfokus pada kesejahteraan banyak orang. Ia terpukul melihat kenyataan bahwa masih banyak wilayah di Indonesia yang tingkat kesejahteraannya rendah, padahal wilayah tersebut memiliki kekayaan alam yang melimpah. Kualitas pendidikan dan kesehatan di wilayah-wilayah tersebut juga rendah. Masalah stunting menjadi perhatian yang mendesak. RT berpendapat bahwa peraturan harus diubah dan diperkuat untuk kepentingan ekonomi kecil, kesehatan, dan pendidikan.
“Itulah cita-cita saya dalam berpolitik,” ujarnya dengan penuh semangat.
Baca juga : Partai Perindo Sulteng Apresiasi Capaian Kinerja Pemerintahan Rusdy -Ma’mun
Hari ini, TGB dan RT memulai perjalanan mereka ke berbagai kota besar dan pedalaman di Indonesia. Mereka memulai dari Jawa Barat, dengan Bappilu Perindo mulai beraksi. Target pencapaian suara mulai ditetapkan, dan calon legislatif yang memiliki pemahaman politik tentang kesejahteraan akan dipilih.
“Selain di Bappilu, Pak Ketum HT juga memberikan kepercayaan kepada kami untuk mengurus pembibitan dan ideologi partai di pengurus DPP. Belum lagi mengenai kemenangan daerah di seluruh Sulawesi,” ujar politisi yang berasal dari Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah itu. (***/teraskabar)






