Parigi Moutong, Teraskabar.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Parigi Moutong (Parimo) kembali menggelar Festival Teluk Tomini (FTT) tahun 2026. Perjalanan panjang FTT ini terbilang sudah beranjak usia remaja jika dianalogikan dengan usia manusia.
Festival ini pertama kali dilaksanakan pada tahun 2014 sebagai bagian dari rangkaian Peringatan Hari Nusantara 2014. Kegiatan ini berlangsung pada pada 10-13 September 2014 di Pantai Kayubura, Desa Pelawa Baru, Kecamatan Parigi Tengah, Kabupaten Parigi Moutong, bertujuan untuk membangkitkan wawasan bahari dan mengembangkan potensi pariwisata Teluk Tomini.
Kini, di usia 12 tahun, Festival Pesona Teluk Tomini yang telah bertransformasi menjadi Festival Teluk Tomini telah melewati dinamika pasang surut dan menjadi kalender tahunan Pemkab Parimo. Tahun ini, FTT 2026 dirangkaikan dengan Bhayangkara Trail Adventure Jelajah Alam Parigi (JAP) II. Pembukaan FTT 2026 oleh Bupati Parimo, Erwin Burase, Jumat malam (24/4/2026), di lokasi Sail Tomini Kayubura.
Bupati Parigi Moutong, Erwin Burase menegaskan bahwa Festival Teluk Tomini merupakan agenda kebanggaan daerah. Kegiatan ini menjadi wadah untuk mempromosikan kekayaan budaya dan keindahan alam daerah, sekaligus menjadi sarana strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Bupati Erwin Burase dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas kehadiran seluruh tamu undangan yang dinilai menjadi energi positif dalam mendorong kemajuan daerah, khususnya di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.
“Atas nama pribadi, masyarakat, dan Pemerintah Daerah Kabupaten Parigi Moutong, kami mengucapkan selamat datang dan terima kasih atas kehadiran seluruh tamu undangan. Ini menjadi semangat bagi kami untuk terus memajukan daerah,” ujarnya.
Sementara itu, Gubernur Sulawesi Tengah yang diwakili oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sulawesi Tengah menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Festival Teluk Tomini dinilai sebagai momentum penting dalam mempromosikan potensi daerah serta memperkuat sinergi antarpemerintah daerah.
Ia juga menegaskan dukungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dalam pengembangan sektor pariwisata, serta harapan agar Festival Teluk Tomini dapat kembali masuk dalam Kharisma Event Nusantara di masa mendatang.
Perjalanan Panjang FTT yang Belum Masuk Agenda Nasional
Sebagaimana diketahui, FTT masuk dalam 100 Calender of Event (CoE) Wonderful Indonesia 2019 dan mendapat bantuan langsung dari Kemenpar RI. Untuk pelaksanaan tahun ini, FTT belum masuk dalam Kharisma Event Nusantara pada tahun ini akibat efisiensi anggaran, setelah tahun sebelumnya masuk Kalender Even Nusantara (KEN) 2025.
Bupati Erwin Burase menegaskan, walau terdampak kebijakan efisiensi anggaran, pemerintah daerah tetap berkomitmen meningkatkan kualitas penyelenggaraan agar ke depan dapat kembali menjadi bagian dari agenda nasional tersebut. Perjalanan panjang FTT ini menghadapi dinamika kebijakan pemerintah pusat.
Berbagai rangkaian kegiatan turut memeriahkan FTT 2026 yang mengusung tema “Discovering Harmony”, di antaranya karnaval budaya, gunungan buah, lomba foto, penampilan seni dan musik tradisional, serta hiburan dari artis ibu kota.
Kegiatan yang bertujuan menarik minat wisatawan berkunjung ke Parigi Moutong, juga menyuguhkan beragam destinasi wisata bahari yang menawan hingga destinasi wisata kuliner.
Di sepanjang Teluk Tomini, destinasi unggulan Parigi Moutong dengan fanorama keindahan pantai pasir putih dan air jernih adalah, Pantai Kayu Bura (lokasi Sail Tomini 2015), Pantai Kucing, Pantai Tumpapa, Pantai Tueni, dan kawasan pesisir Desa Sumber Tani yang menawarkan pemandangan menakjubkan.
Pantai Kayu Bura: Kawasan wisata dengan hamparan pasir putih dan laut biru jernih yang memukau, pernah menjadi tuan rumah Sail Tomini 2015
Pantai Kucing: Terletak di Desa Karya Abadi, pantai ini berhadapan langsung dengan Teluk Tomini dan menjadi tempat populer untuk bersantai
Pantai Tumpapa: Terletak di Desa Malakosa, Kecamatan Balinggi, menawarkan pemandangan laut yang alami dan strategis
Pantai Tueni: Destinasi pantai yang menawan di Desa Nambaru, Kecamatan Parigi Selatan
Pantai Pantai Desa Sumber Tani: Kawasan pesisir di Kecamatan Kasimbar yang menawarkan perpaduan pemandangan pegunungan dan laut
Pantai Arjuna: Berlokasi di Desa Tolai Barat, Kecamatan Torue, yang dikembangkan sebagai kawasan wisata bahari berbasis mitigasi bencana
Sebagian besar objek wisata ini menonjolkan keindahan alam alami Teluk Tomini dan sangat cocok untuk aktivitas bahari seperti snorkeling, berenang, dan menikmati pemandangan laut.
Sedangkan destinasi kuliner, Parigi Moutong mengandalkan kuliner Lalampa serta Komoditi Durian. Kuliner Lalampa telah lama menjadi bagian dari Festival Teluk Tomini. Sementara Durian, mulai diperkenalkan pada FTT 2024 pada peluncuran Kharisma Evenet Nusantara (KEN) tahun 2024 dalam zona kuliner, berlangsung di Taman Mini Indonesia Indah (TMMI) Jakarta.
Pejabat Daerah dan Nasional Hadir di FFT 2026
Sejumlah tamu undangan hadir pada FTT 2026 ini, di antaranya mantan Bupati Parigi Moutong dua periode H. Longki Djanggola bersama Ibu Hj. Zalzulmida Djanggola, anggota DPR RI, perwakilan Gubernur Sulawesi Tengah yang diwakili oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sulawesi Tengah, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Provinsi Sulawesi Tengah, para Bupati dan Wali Kota se-Sulawesi Tengah, serta Wakil Bupati Parigi Moutong bersama Ketua dan Anggota DPRD Kabupaten Parigi Moutong.
Hadir pula Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Parigi Moutong, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pasangkayu beserta rombongan, Wakil Bupati Sigi, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Poso yang mewakili Bupati Poso, Wakil Bupati Tojo Una-Una, anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tengah daerah pemilihan Parigi Moutong, serta Wakil Bupati Donggala.
Selain itu, kegiatan ini juga dihadiri perwakilan TNI dan Polri, di antaranya Pangdam XIII/Merdeka yang diwakili, Dandim 1306 Kota Palu, Sekretaris Daerah Kabupaten Parigi Moutong, Kepala Badan Pusat Statistik Kabupaten Parigi Moutong, para pejabat pimpinan tinggi pratama, administrator, dan pengawas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong.
Turut hadir pula Gabungan Organisasi Wanita, para tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, pimpinan BUMN dan BUMD, organisasi profesi, para camat, lurah, dan kepala desa se-Kabupaten Parigi Moutong, serta rekan-rekan pers dari media cetak dan elektronik.
Pada pembukaan FTT 2026 juga diumumkan pemenang lomba Karnaval Budaya dan gunungan buah.
Adapun hasil lomba Karnaval Budaya dan gunungan buah adalah sebagai berikut:
* Juara I Kecamatan Torue dengan nilai 314
* Juara II Kecamatan Parigi Selatan dengan nilai 299
* Juara III Sanggar Trihita Karana dengan nilai 285
* Juara IV Kecamatan Mepanga dengan nilai 283
* Juara V Kecamatan Parigi Utara dengan nilai 268
* Juara VI Kaili Nesia dengan nilai 266
* Kategori favorit diraih Kecamatan Torue.
Perjalanan Panjang FTT hingga kini memasuki usai 12 tahun diharapkan menjadi momentum kebangkitan pariwisata dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Parigi Moutong. (red)






