” Pada momen ini saya ingin menyampaikan rasa terima kasih dan merasa terhormat karena kedatangan Pak pimpinan di daerah kami ini,” ujarnya.
Baca juga : Ironi Pemilu Berkualitas, Bawaslu Sulteng: Banyak Anggapan Politik Uang Sesuatu yang Normal
Karianto juga menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu kegiatan prioritas, karena menyangkut penguatan kapasitas jajaran Panwascam se-kabupaten Buol mengenai tata cara, mekanisme, dan prosedur penyelesaian sengketa antarPeserta Pemilu.
Lebih lanjut, Rasyidi menyampaikan Reformasi dan demokrasi yang kita nikmati saat ini merupakan suatu kemewahan yang kita dapatkan dari hasil perjuangan mahasiswa dan rakyat.
Olehnya, kerja sebagai pengawas pemilu, selain untuk memastikan Pemilu berlangsung Jurdil, semestinya juga dimaknai sebagai tugas mulia untuk merawat dan mengawal demokrasi.
Sebab, menurutnya, Indonesia saat ini masih terjebak dalam situasi transisi demokrasi, di mana sistem demokrasi yang ada saat ini bisa saja menjadi lebih baik atau sebaliknya justru mundur ke belakang dan kembali ke era otoriter.
Baca juga : Kredit Produktif Tumbuh Signifikan di Sulteng, Lampaui Kredit Konsumtif







