Sabtu, 18 Juli 2026

Pisah Sambut Kapolres Morowali: Bupati Iksan Soroti Keamanan dan Investasi

Pisah sambut Kapolres Morowali
Momentum pisah sambut Kapolres Morowali, Jumat malam (17/7/2026). Foto: IKP.

Morowali, Teraskabar.idpisah sambut Kapolres Morowali menjadi lebih dari sekadar pergantian kepemimpinan di tubuh Kepolisian Resor Morowali.

Momentum itu memperlihatkan bagaimana stabilitas keamanan tetap menjadi fondasi utama bagi keberlanjutan investasi dan pembangunan di salah satu kawasan industri paling strategis di Indonesia.

Pesan tersebut mengemuka saat Bupati Morowali Iksan Baharudin Abdul Rauf menghadiri acara pergantian Kapolres dari AKBP Zulkarnain kepada AKBP Reza Khomeini di Aula Gedung Serbaguna Abdul Hadi, Kelurahan Matano, Jumat malam (17/7/2026).

Bupati Iksan hadir bersama Wakil Bupati Morowali Iriane Iliyas. Sejumlah unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pejabat pemerintah, jajaran Polres Morowali, DPRD, tokoh masyarakat, pelaku usaha, serta insan pers juga mengikuti acara tersebut.

Peristiwa itu berlangsung dalam suasana penuh penghormatan. Namun, di balik seremoni tersebut, para pemimpin daerah menegaskan satu pesan yang sama, yakni keamanan harus tetap menjadi prioritas agar roda ekonomi terus bergerak.

Keamanan Menjadi Fondasi Pertumbuhan Daerah

Morowali kini menempati posisi penting dalam peta industri nasional. Kawasan ini berkembang sebagai pusat pengolahan nikel sekaligus tujuan investasi berskala besar. Karena itu, stabilitas keamanan tidak hanya berkaitan dengan ketertiban masyarakat, tetapi juga menentukan kepercayaan investor.

Bupati Iksan menilai kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Morowali dan Polres Morowali selama kepemimpinan AKBP Zulkarnain berhasil menjaga situasi daerah tetap kondusif.

“Terima kasih atas kerja sama, kolaborasi, dan dedikasi yang telah diberikan selama bertugas di Morowali. Berkat kebersamaan seluruh pihak, daerah ini tetap aman dan damai sehingga pembangunan serta investasi dapat terus berjalan,” ujar Bupati.

Selain menyampaikan apresiasi kepada AKBP Zulkarnain, Bupati juga menyambut Kapolres baru, AKBP Reza Khomeini. Ia berharap sinergi antara pemerintah daerah dan kepolisian semakin kuat untuk menjaga keamanan sekaligus mendukung percepatan pembangunan.

  Gubernur Anwar Hafid Buka Rapat Kerja Pemprov Sulteng dan Pemkab Morowali

Pandangan tersebut mencerminkan kebutuhan daerah yang berkembang pesat. Pertumbuhan ekonomi memerlukan kepastian hukum. Sementara itu, kepastian hukum hanya dapat tumbuh melalui keamanan yang terjaga secara konsisten.

Pisah Sambut Kapolres Morowali: Kepemimpinan Baru Membawa Tantangan Berbeda

Pergantian pimpinan di institusi kepolisian selalu menghadirkan tantangan baru. Meski demikian, kontinuitas kebijakan sering kali menjadi faktor yang menentukan keberhasilan transisi.

Dalam pisah sambut Kapolres Morowali, AKBP Zulkarnain menegaskan bahwa keberhasilan menjaga keamanan lahir dari kerja sama seluruh elemen daerah, bukan hasil kerja individu.

“Keberhasilan menjaga keamanan di Morowali bukan hasil kerja saya sendiri, tetapi berkat dukungan pemerintah daerah, Forkopimda, DPRD, TNI, dan seluruh elemen masyarakat. Saya juga memohon maaf apabila selama bertugas masih terdapat kekurangan,” ungkapnya.

Ia juga menilai berbagai persoalan yang muncul selama masa tugasnya dapat diselesaikan melalui komunikasi, kolaborasi, dan pendekatan mediasi.

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa pengelolaan keamanan modern tidak hanya mengandalkan penegakan hukum. Sebaliknya, penyelesaian konflik juga membutuhkan dialog yang melibatkan pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat.

Investasi Membutuhkan Rasa Aman

Selanjutnya, AKBP Reza Khomeini menyampaikan komitmennya untuk melanjutkan berbagai program positif yang telah dirintis pendahulunya.

Ia menegaskan bahwa keamanan merupakan syarat utama bagi pertumbuhan ekonomi daerah.

“Jika keamanan daerah terpelihara, masyarakat akan merasa nyaman, investasi berkembang, dan perekonomian daerah akan terus tumbuh. Saya mohon dukungan seluruh elemen masyarakat agar kita bersama-sama menjaga Morowali tetap aman dan kondusif,” tutur AKBP Reza Khomeini.

Pernyataan itu selaras dengan kondisi Morowali saat ini. Aktivitas industri yang terus meningkat membutuhkan dukungan aparat keamanan yang mampu menjaga stabilitas sosial sekaligus membangun kepercayaan publik.

Karena itu, kepemimpinan baru menghadapi harapan besar. Masyarakat menginginkan keamanan tetap terjaga. Dunia usaha membutuhkan kepastian. Pemerintah daerah pun memerlukan sinergi agar agenda pembangunan berjalan sesuai rencana.

  Surat Edaran Bupati Morowali: Kendalikan Sampah Plastik dan Wajibkan Pemilahan

Pisah Sambut Kapolres Morowali: Sinergi Menjadi Pesan Utama

Pada akhirnya, pisah sambut Kapolres Morowali tidak hanya menandai pergantian pejabat kepolisian. Momentum tersebut juga memperkuat komitmen bersama antara pemerintah daerah, aparat keamanan, DPRD, TNI, dan masyarakat untuk menjaga stabilitas daerah.

Semakin kuat kolaborasi antarlembaga, semakin besar pula peluang Morowali mempertahankan iklim investasi yang sehat.

Karena itu, pisah sambut Kapolres Morowali menjadi simbol kesinambungan kepemimpinan, sekaligus pengingat bahwa keamanan tetap menjadi modal paling penting bagi pembangunan ekonomi, kepercayaan investor, dan kesejahteraan masyarakat. (G)