Apa kira kira jasa Rusdy Mastura atas perdamaian dan kemanusiaan? Bila mengikuti jejak digital, wali kota dua periode Kota Palu ini pernah memperoleh penghargaan dari Komnas HAM atas jasa terhadap korban pelanggaran HAM masa lalu. Cudi, sapaan akrab gubernur memberikan perhatian serius pada mereka.
Ketika menjabat gubernur, 2021, ia langsung memberikan bantuan secara nyata sejumlah dana keamanan ke Polri dan TNI guna percepatan penanganan penyelesaian konflik horisontal di Kabupaten Poso. Gubernur juga membangun komunikasi aktif dengan eks narapidana teroris setiap saat untuk kemandirian berusaha dan pembauran dengan masyarakat.
Baca juga: Ahmad Ali Terpilih Aklamasi di Mubes IKA Untad, Dua Agenda Awal Menanti
Gubernur Rusdy Mastura yang hadir didampingi Tenaga Ahli Gubernur bidang Komunikasi Publik, Andono Wibisono mengapresiasi atas penghargaan perdamaian tersebut. Menurutnya, itu adalah penghargaan kepada seluruh masyarakat Sulteng yang bersama-sama menyokong perdamaian di semua aspek.
Sulteng, aku suami Vera Rompas, masyarakatnya majemuk. Seluruh suku bangsa ada di Sulteng. Suksesnya, perdamaian Kabupaten Poso di masanya menjadi gubernur adalah tujuan awalnya usai dilantik.
Cudy, sapaan gubernur Negeri Seribu Megalit, mesti menyelesaikan sekaligus bencana sosial – pasca konflik sosial Poso dan bencana non alam Covid 19 dan pasca bencana alam 7,4 SR 28 September 2018 lalu.
Di zamannya sebagai Wali Kota Palu dua periode juga membangun monumen Perdamaian yaitu Gong Perdamaian di bukit Kelurahan Tondo yang sekarang menjadi tujuan destinasi warga. (teraskabar)






