Minggu, 25 Januari 2026
News  

STIK-IJ Gelar Wisuda, Jumlah SDM Kesehatan Sulteng Bertambah

STIK-IJ Gelar Wisuda, Jumlah SDM Kesehatan Sulteng Bertambah 

Palu, Teraskabar.id –Gubernur Sulawesi Tengah H. Rusdi Mastura diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesra Setdaprov Sulteng,  Dr. Fahrudin, S.Sos, M.Simenghadiri Wisuda Sarjana Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Indonesia Jaya (STIK-IJ) ke-22 (XXII) Tahun 2023 di hotel Aston, Kamis (21/12/2023).

Dalam sambutannya, gubernur melalui Asisten Fahrudin memberi selamat kepada 79 wisudawan STIK-IJ dan harapan semoga mereka cepat terserap ke bursa kerja dan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

79 lulusan angkatan XXII terdiri dari 41 Sarjana Kesehatan Masyarakat (SKM) dan 38 Sarjana Keperawatan (S.Kep).

Baca jugaWisuda Ke-36, Gubernur Sulteng: Alumni STIE Panca Bhakti Palu Harus Berjiwa Wirausaha

“Tidak menutup kemungkinan, semoga ada diantara kalian yang diwisuda hari ini bisa meraih guru besar sebagai professor,” ucap asisten yang langsung diamini wisudawan.

Asisten juga mengapresiasi upaya-upaya yang dilakukan STIK-IJ dalam pengimplementasian nilai-nilai tri dharma perguruan tinggi.

Hal ini berbuah manis dengan capaian Indikator Kinerja Utama (IKU) 5 program kampus merdeka pada wilayah LLDIKTI XVI; peringkat 1 Sistem Penjaminan Mutu oleh Kementerian Dikbud-Ristek per 16 Desember 2023; program studi yang seluruhnya terakreditasi baik sekali; tersertifikasinya dosen-dosen STIK-IJ dan transformasi kelembagaan dari sekolah tinggi menjadi universitas tahun 2024.

Baca juga10 Bintara Polri Lulusan SPN Polda Sulteng Ditempatkan di IKN

“Semoga sukses menjadi institusi pendidikan tinggi yang unggul dan terpercaya di masyarakat, sebagai center of excellence (pusat keunggulan),” harap asisten ke civitas STIK-IJ.

Sementara Kepala LLDIKTI Wilayah XVI diwakili Ketua Pokja Kelembagaan Darwin Baruwadi, S.Pd, M.Pd menekankan pentingnya filosofi head, hand dan heart yang harus diamalkan supaya para lulusan STIK-IJ tidak hanya mengandalkan pengetahuan dan keterampilan saja akan tetapi diikuti pula dengan perasaan dan empati sebagai satu kesatuan yang terintegrasi.

  Rumah Sakit di Kota Palu Alami Lonjakan Pasien

“Saat anda mencintai profesi ini maka kalian akan ikhlas dalam bekerja,” ujarnya mendorong lulusan agar menjadi tenaga kesehatan professional.

Senada dengan harapan ketua pokja, Ketua Yayasan Tri Karya Husada Dr. Pash Panggabean, MPH.,DR(HC) meminta lulusan senantiasa berkarya kepada masyarakat walau sekecil apapun itu demi mengabdikan ilmunya dengan ikhlas.

Baca jugaDibuka Asisten I Pemprov, Balai Bahasa Sulteng Gelar FTBI 2023

“Pikirkan apa yang bisa kalian bantu di tengah masyarakat,” Ia berpesan.

Di momen wisuda ini juga diisi dengan orasi ilmiah berjudul ‘Optimalisasi Bonus Demografi Menuju Indonesia Emas 2045’ oleh Prof. Dr. Rosmala Nur, S.K.M., M.Si guru besar pada fakultas kesehatan masyarakat Universitas Tadulako.

Nampak hadir di acara, pejabat mewakili Kadis Kesehatan Sulteng, Biddokkes Polda Sulteng, pengurus APTISI Sulteng dan pejabat terkait. (teraskabar)