Tolitoli, Teraskabar.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tolitoli melaksanakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 27 November 2024.
Bimtek yang dilaksanakan KPU Kabupaten Tolitoli kepada puluhan PPK di salah satu hotel di Kabupaten Tolitoli pada Selasa (11/6/2024) tersebut, terkait Pemutakhiran Data Pemilih (PDP) dan penggunaan Aplikasi Sistem Informasi Data Pemilih (SIDALIH).
Baca juga: Calon Anggota PPK Terpilih di Morowali Dilantik, Langsung Ikut Bimtek, Ini Daftar Namanya
” PPK sebagai penyelenggara Pemilukada di tingkat kecamatan harus punya integritas dan loyalitas bagaimana membangun komunikasi di wilayah masing-masing,” kata Ketua KPU Tolitoli, Junaedi dalam sambutannya.
Di Kabupaten Tolitoli, terdapat 10 kecamatan dan 103 desa serta enam kelurahan, sehingga jumlah PPK secara keseluruhan sekira 50 orang. PPK sebagai penyelenggara mempunyai tanggung jawab yang sama di tingkat kecamatan, diharapkan setiap PPK bisa bekerja secara baik dan maksimal.
PPK dan PPS selalu melakukan komunikasi dan koordinasi secara berjenjang apabila terjadi persoalan di wilayah masing-masing, selanjutnya PPK ke KPU Tolitoli.
Baca juga: 298 Calon Anggota PPK Ikuti Seleksi Wawancara di KPU Parimo
“PPK menjadi ujung tombak dalam Pemilukada di 10 Kecamatan di Tolitoli, PPK dapat melaksanakan tugas sesuai ketentuan undang-undang yang berlaku,” tandasnya.
Ada beberapa tugas menurut Junaidi yang tengah berproses dalam tahapan pilkada salah satunya adalah pemutakhiran data pemilih akan dilaksanakan sampai tanggal 23 September 2024, termasuk melakukan sosialisasi Pilkada di wilayahnya.
“Saya juga mengharapkan PPK dapat memberikan contoh bagi teman-teman lainnya dalam bekerja, serta melakukan koordinasi dengan pihak kecamatan yang tidak lain adalah pemerintah daerah,” ucapnya.
Baca juga: Seorang Peserta Tak Hadir di Hari Pertama Ujian CAT Calon PPK Pilkada Parimo 2024
Perlu diketahui, penyelenggaraan Pilkada telah berbeda jauh dengan Pilpres dan legislatif dikarenakan dalam Pilkada serentak 2024 memiliki banyak tantangan serta gesekan yang bisa terjadi di lapangan, PPS dan PPK tentunya akan menemukam hal itu.
” Jika situasi seperti itu didapat di lapangan diminta dihadapi dengan tenang dan kepala dingin,” pintanya. (teraskabar)







