Parimo, Teraskabar.id – Puluhan warga menggelar aksi protes di depan Pondok Pesantren (Ponpes) AC, Kecamatan Parigi, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sabtu (18/2/2023).
Aksi protes itu terjadi karena diduga salah satu tenaga pengajar di Ponpes tersebut melakukan tindakan asusila terhadap tiga orang santri yang masih di bawah umur.
Warga menduga pengelola Ponpes di Kecamatan Parigi itu mengetahui kasus tindakan asusila tersebut. Namun, mencoba menutup-nutupi untuk menjaga nama baik yayasan.
Baca juga : Menolak Bebaskan Pelaku Pemerkosaan, Mantan Polwan di Sulteng Mengaku Dipecat
Amir Hamzah, salah satu perwakilan massa aksi menegaskan, bahwa pihaknya mengutuk keras tindakan asusila yang dilakukan oleh salah satu oknum tenaga pengajar di Ponpes tersebut.
“Kami atas nama masyarakat Parigi khususnya Kelurahan Masigi, mengutuk keras dugaan tindakan asusila yang dilakukan oleh oknum tenaga pengajar di Ponpes AC,” tegas Amir.
Amir mengaku, warga Kelurahan Masigi sangat kecewa dengan tindakan oknum tenaga pengajar tersebut, dan meminta pihak Kementerian Agama (Kemenag) setempat mencabut izin Ponpes.







