Rabu, 1 Juli 2026
Home, News  

Gubernur Sulteng Minta Pengusaha Persilakan Pekerja ke TPS pada Pemilu 2024

Gubernur Sulteng Minta Pengusaha Persilakan Pekerja ke TPS pada Pemilu 2024
Rapat Forkopimda Sulteng di ruangan kerja gubernur, pada Senin (12/2/2024). Foto: Biro Adpim Setdaprov

Palu, Teraskabar.id – Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng) H. Rusdy Mastura meminta kepada para pengusaha atau pemberi kerja untuk memberi kesempatan bagi karyawannya menyalurkan hak pilih pada hari H pencoblosan Pemilu 2024, Rabu (14/2/2024).

Permintaan tersebut disampaikan Gubernur Sulteng Rusdy Mastura saat memimpin rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sultengdi ruangan kerja gubernur, pada Senin (12/2/2024).

Baca jugaRapat Dipimpin Wapres, Bupati Buol Ungkap Kesulitan Pengusaha UMKM Peroleh KUR

Gubernur Rusdy juga meminta kepada Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Sulteng memastikan kepatuhan perusahaan dalam penerapan K3 atau keselamatan dan kesehatan kerja, agar permasalah kecelakan kerja tidak terulang lagi.

Rapat yang dihadiri Danrem 132/Tadulako Brigjen TNI Dody Triwinarto, S.IP, M.Han, Wakapolda Sulteng Brigjen Pol Soeseno Noerhandoko, S.I.K, Ketua Pengadilan Tinggi Sulteng Dr. Hj. Nirwana, SH, M.Hum, Perwakilan Kajati Sulteng, Perwakilan Kabinda Sulteng, Ketua KPU Sulteng Dr. Risvirenol, S.S,M.Pd, Ka PLN, Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Tengah Novalina Wiswadewa serta jajaran Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, membahas kesiapan pengamanan Pemilu serentak 2024, ketersediaan pasokan energi Listrik oleh PLN, hingga kesiapan sembako jelang Bulan Suci Ramadhan 1445 Hijriah atau 2024 Masehi.

Wakapolda Sulteng Brigjen Pol Soeseno Noerhandoko menyampaikan, bahwa jajaran Polda Sulteng melibatkan 2/3 kekuatan untuk pengamanan Pemilu Serentak 2024 dan di-backup unsur TNI.

Selain itu, jajaran Polda Sulteng mengklasifikasi pola pengamanan Tempat Pemungutaan Suara (TPS) sesuai dengan tingkat kerawanan, dengan kategori  TPS kurang rawan, TPS rawan, TPS sangat rawan dan TPS khusus.

Baca jugaGubernur Sulteng Mengaku Difitnah Terima Uang dari Pengusaha Jakarta

Ia juga mengungkapkan beberapa gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat yang harus segera diselesaikan, di antaranya;

  Pelaku Penganiayaan Kades Masungkang hingga Tewas di Batui Selatan Diciduk Polres Banggai

Pertama,  konflik antara PT. HIP dengan petani plasma di Kabupaten Buol. Polda Sulteng menurutnya, telah mengirimkan pasukan untuk mem-backup pengamanan di Polres Buol dan memediasi pertemuan antara PT. HIP dan petani plasma. Agar permasalahan ini segera selesai, Polda Sulteng menyarankan kepada Pemerintah Kabupaten Buol melakukan hal serupa untuk menemukan solusi yang terbaik.

Ke dua, terkait permasalah kecelakaan kerja di kawasan objek vital Nasional, Wakapolda menyarankan pemerintah daerah melalui perangkat daerah terkait melakukan pengecekan secara periodik untuk memastikan kepatuhan perusahaan dalam penerapan K3 atau keselamatan dan kesehatan kerja karyawan.

Sementara itu, Danrem 132/Tadulako Brigjen TNI Dody Triwinarto, S.IP, M.Han mengatakan, jajaran Korem 132/Tadulako siap mem-backup pengamanan Pemilu Serentak 2024. Ia menegaskan, TNI Polri netral untuk menjaga kedaulatan rakyat dalam mewujudkan pemilu yang aman dan damai.

Ia pun mengimbau penyelenggara pemilu, pemerintah kabupaten/kota dan peserta pemilu membersihkan alat peraga kampanye (APK) di masa tenang kampanye.

Baca jugaSenator Asal Sulteng Terima Aduan, Impor Batu Gamping Sengsarakan Pengusaha Morowali

Ketua KPU Sulteng, Dr. Risvirenol, S.S, M.Pd mengarakan, jajarannya telah mendistribusikan logistik Pemilu 14 Februari 2024 ke daerah terjauh dan terpencil yang berada di wilayah Provinsi Sulawesi Tengah. Kalau pun ada kekurangan logistik, ia memastikan paling lambat H-1 voting day, logistik tersebut sudah terpenuhi di masing-masing TPS.

Selanjutnya disampaikan bahwa jumlah DPT Sulteng sebanyak 2.236.703 orang dan jumlah TPS sebanyak 9.462 unit yang tersebar di 12 kabupaten dan satu kota se-Sulteng.

Senior Manager Perizinan, Pertanahan dan Komunikasi PT. PLN UIP Sulawesi Tengah, Nur Akhsin mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada pemerintah daerah dan jajaran Forkopimda atas dukungan transmisi dan gardu induk Tawaili – Talise 150 Kv, namun terdapat permasalahan dalam proses energizing. Untuk itu, ia meminta dukungan dari pemerintah daerah agar PLN melanjutkan pekerjaan.

  Ketua Persit KCK Cabang LXVII Bagikan Konsumsi di Lokasi TMMD Desa Sakita Morowali

Ketua Pengadilan Tinggi Sulteng, Dr. Hj. Nirwana,SH, M.Hum berharap Pemilu 2024 terlaksana dengan aman dan damai. Terkait permasalahan PLN, ia merespon positif dan siap mendukung sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

Kasie Intel Kajati Sulteng menuturkan, kejaksaan netral dan siap mengawal kelancaran Pemilu Serentak 2024. Kaitannya dengan investasi, ia menyarankan agar pemerintah daerah membuat produk hukum daerah yang mengatur tentang SKPT  atau Surat Keterangan Pendaftaran Tanah.

Baca jugaTPS Khusus Dibangun di LPKA Palu untuk Memastikan Anak Binaan Ikut Pemilu 2024

Plt Kadis Perindag Sulteng, Mira melaporkan ketersediaan stok bahan kebutuhan pokok masyarakat menjelang Bulan Suci Ramadhan 1445 Hijriah mencukupi hingga April nanti.

Merespon laporan tersebut, Gubernur H. Rusdy Mastura menegaskan tegak lurus mendukung program Presiden Joko Widodo untuk mewujudkan Pemilu Serentak 2024 yang aman dan damai.

Ia menyoroti pentingnya untuk meningkatkan koordinasi guna membahas persiapan keamanan dan ketertiban masyarakat untuk mengantisipasi gangguan terhadap ketertiban umum.

Menurutnya, suksesnya penyelenggaraan pemilu bukan hanya menjadi tanggung jawab penyelenggara saja, tetapi menjadi tanggung jawab bersama semua stakeholder.

Ia pun mengucapkan terima kasih kepada KPU, Bawaslu, TNI Polri dan unsur Forkopimda Sulteng yang terus bersinergi dan solid mewujudkan Sulawesi Tengah yang lebih sejahtera dan maju, khususnya menjaga situasi yang tetap kondusif jelang Pemilu Serentak 2024.

Selanjutnya gubernur mendorong para bupati dan walikota se-Sulteng untuk mengawal pendistribusian logistik Pemilu Serentak 2024 agar pelaksanaan pemungutan suara pemilu bisa berjalan tepat waktu.

Terkait beberapa permasalahan yang dilaporkan Wakapolda Sulteng, gubernur berharap Pj Bupati Buol segera mediasi permasalahan tersebut untuk kelancaran iklim investasi di Sulawesi Tengah.

Terakhir, ia berharap Biro Hukum segera menindaklanjuti saran Kasie Intel Kajati untuk menyurati pemerintah kabupaten dan kota se-Sulteng agar membuat produk hukum daerah yang mengatur tentang SKPT karena jumlah investasi diprediksi semakin meningkat ke depan. (teraskabar)

  Tiga Guru Besar UIN Datokarama Palu Resmi Dikukuhkan, Momentum Penting Pendidikan Sulteng