Sabtu, 27 Juni 2026

Menghabiskan Anggaran Rp500 Juta, Tribun Sepak Bola Desa Kapas Tolitoli Tak Kunjung Rampung

Menghabiskan Anggaran Rp500 Juta, Tribun Sepak Bola Desa Kapas Tolitoli Tak Kunjung Rampung

Tolitoli, Teraskabar.id – Pembangunan Tribun lapangan sepak bola di Desa Kapas, Kecamatan Dakopamean, Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah (Sulteng) dinilai bermasalah.

Proyek yang bersumber dari APBDesa senilai Rp500 Juta lebih dan dialokasi anggarannya secara bertahap sejak tahun 2022 hingga 2023, hingga saat ini tak kunjung rampung pengerjaannya.

Informasi yang dihimpun media ini, sejumlah anggota BPD desa sempat melaporkan pembangunan tribun kepada Kepala Cabang Kejaksaan Negeri (Kacabjari) Laulalang.  Bahkan, kepala desa dan sejumlah aparat desa telah dimintai keterangan oleh penyidik Kejaksaan.

Baca juga:752 Warga Huntap 1 Tondo Palu Tak Kunjung Terima Sertifikat Tanah

Salah satu warga Desa Kapas yang namanya minta tidak dipublikasikan saat dikonfirmasi media ini, Ahad (28/4/2024), mengatakan pembangunan tribun sepak bola seharusnya sudah rampung sejak akhir tahun anggaran 2023.  Karena di APBDesa, penganggarannya dua tahap sejak 2022 hingga 2023.  Namun, kenyataannya sampai saat pengerjaannya masih tetap dilaksanakan.

“Seharusnya kalau mengikuti tahun anggaran, pekerjaan tribun sepak bola selesai bulan Desember 2023, namun faktanya sampai sekarang belum juga selesai, bahkan informasi yang berkembang di masyarakat, BPD desa Kapas sudah melaporkan pembangunan tribun yang kami nilai bermasalah dengan menghabiskan anggaran cukup besar mencapai Rp 500 juta lebih,” katanya.

Sementara Kepala Desa Kapas, Ashari Sy Salim kepada media ini, Sabtu (27/4/2024) membenarkan keterlambatan pengerjaan tribun sepak bola, yang dianggarkan dua tahap dengan total anggaran Rp 500 Juta lebih.

Baca juga: Dana Porprov Didalami Kejari Tolitoli, Giliran Asrul Bantilan Dipanggil Penyidik

” Iya pak memang terlambat pekerjaannya, namun dalam waktu dekat segera diselesaikan,” kata Kades.

Alasan keterlambatan pekerjaan menurut Kades Kapas, sulitnya mencari tukang karena saat masyarakat lagi panen cengkeh, namun pihaknya sudah mendapat pekerja sebanyak 10 orang yang dari desa tetangga.

  Kontraktor Proyek Pasar Rakyat Galumpang, Beny Candra Penuhi Panggilan Kejari Tolitoli, Diperiksa 8 Jam

“Alasan keterlambatan pekerjaan karena susahnya cari tukang dan pekerja, namun saat ini pak sementara dikerja karena ada 10 tenaga kerja dari Desa Dungingis dan dalam waktu dekat akan diselesaikan Pembangunan tribunnya,” tuturnya.

Baca jugaPersiapan Muswil VI KAHMI Sulteng Rampung, Presidium dan Pengurus Majelis Nasional akan Hadir

Kades juga membenarkan kalau keterlambatan pekerjaan tribun sepak bola di desanya sudah dilaporkan oleh Badan Permusyawaratan Desa (BPD) di Kacabjari Laulalang Tolitoli Utara. Bahkan, pihaknya bersama aparat desa sudah diundang dan dimintai klarifikasi oleh penyidik Kejaksaan.

” Iya, sempat diundang aparat desa mulai PPK, Bendahara, Sekdes untuk dimintai klarifikasi,” jelas Kades. (teraskabar)