Donggala, Teraskabar.id – Polres Donggala mendirikan posko tanggap darurat di Desa Wombo sebagai bentuk respon cepat terhadap bencana banjir bandang yang menimpa warga di dua desa, Wombo Induk dan Wombo Kalanggo, Kecamatan Tanantovea, Kabupaten Donggala, pada Selasa (27/5/2025).
Posko ini akan difungsikan sebagai pusat informasi, koordinasi bantuan, dan layanan kesehatan darurat bagi warga.
“Kami hadir untuk memastikan bahwa masyarakat mendapatkan bantuan secepatnya. Kehadiran kami juga untuk memberikan rasa aman dan dukungan moral bagi warga yang terdampak,” kata Kapolres Donggala AKBP Angga Dewanto Basari, S.I.K., M.Si., di sela-sela turun langsung meninjau lokasi bencana untuk memantau kondisi terkini di Desa Wombo Induk dan Wombo Kalonggo usai diterjang banjir bandang, Kamis (29/5/2025).
Dalam kunjungannya, Kapolres AKBP Angga Dewanto memeriksa sejumlah bangunan yang terdampak parah oleh luapan air yang membawa material lumpur dan puing-puing. Sejumlah rumah warga terlihat mengalami kerusakan berat, sementara akses jalan di beberapa titik masih tertutup sisa-sisa banjir.
Tak hanya meninjau, Kapolres juga membawa bantuan berupa sembako untuk disalurkan kepada warga terdampak. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat yang tengah berjuang memulihkan kondisi pasca-bencana.
Ia menyebutkan, dengan gerak cepat aparat kepolisian dan sinergi bersama masyarakat, diharapkan proses pemulihan pasca-banjir dapat berjalan lebih efektif dan kondisi warga segera pulih kembali. (red/teraskabar)






