Palu, Teraskabar.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tengah (Sulteng) dan Kantor Wilayah ATR/BPN Sulteng kolaborasi mengembangkan aplikasi Geo Portal.
Aplikasi Geo Portal adalah sebuah platform yang menyediakan akses ke data dan informasi geospasial, seperti peta, citra satelit, dan data geografis lainnya. Aplikasi ini biasanya digunakan untuk keperluan perencanaan tata ruang, pemantauan lingkungan, penanggulangan bencana, dan pengambilan keputusan terkait dengan pengembangan infrastruktur dan pengelolaan sumber daya alam. Pemanfaatannya di lingkup Pemprov Sulteng, sebagai pusat integrasi data lintas sektor untuk memperkuat tata kelola pemerintahan berbasis data dan teknologi informasi.
Terkait penerapan aplikasi ini, Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid didampingi Kepala Kanwil ATR/BPN Sulteng, Muhammad Naim, meninjau langsung penerapan aplikasi Geo Portal, berlangsung di ruang pertemuan Kantor Kanwil ATR/BPN Sulteng. Hal itu untuk memastikan kesiapan aplikasi dalam mendukung kebutuhan perencanaan dan pengambilan kebijakan pemerintah daerah.
“Jadi sangking penasarannya kemarin, Pak Kanwil memaparkan hal ini di kantor, saya minta hari ini pas libur untuk melihat langsung bagaimana penerapan aplikasi ini (Geo Portal),” kata Anwar Hafid, Sabtu (10/01/2026).
Pemprov-BPN Sulteng Kolaborasi Hadirkan Aplikasi Berbasis Data
Dari hasil peninjauan tersebut, Gubernur Anwar Hafid menilai Geo Portal memiliki sistem yang mudah digunakan dan mampu menyajikan data secara komprehensif. Aplikasi yang memiliki sejumlah fitur, di antaranya, Peta interaktif, Citra satelit, Data geografis, Analisis spasial, serta Visualisasi data, dinilai sangat membantu dalam meningkatkan efektivitas kerja pemerintah provinsi.
“Ternyata sangat luar biasa, mudah-mudahan nanti kita karena sudah MoU ini bisa terus menggenjot data-data yang dibutuhkan pemerintah provinsi Sulawesi Tengah untuk dimasukkan ke dalam aplikasi ini,” ujar Anwar Hafid.
Gubernur Anwar Hafid menegaskan bahwa integrasi dan pemutakhiran data secara berkelanjutan menjadi kunci dalam mendukung kebijakan pembangunan yang tepat sasaran dan berkelanjutan di Sulawesi Tengah.
“Sehingga ke depan tidak menyulitkan kita dalam banyak hal dalam membuat kebijakan tata ruang, kebijakan SDM, kebijakan perkebunan, kemudian kebijakan di bidang penyelesaian konflik agraria.”
Pemanfaatan Geo Portal diharapkan mampu memberikan kemudahan bagi pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan lintas sektor, khususnya yang berkaitan dengan pengelolaan wilayah dan sumber daya alam.
“Ini sangat penting untuk masyarakat kita semua, juga memudahkan kita dalam menata masyarakat yang berada dalam hutan lindung.”
Selain sebagai alat perencanaan, Geo Portal juga diharapkan dapat menjadi instrumen mitigasi konflik agraria serta memperkuat kepastian kebijakan berbasis kondisi riil di lapangan.
“Saya sangat salut luar biasa kepada Pak Kanwil karena bisa membuat aplikasi ini dan ini juga bisa menjadi kebanggaan bagi Sulawesi Tengah karena memiliki aplikasi data seperti ini.”
Ke depan, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah akan terus mendorong optimalisasi Geo Portal sebagai bagian dari transformasi digital pemerintahan, guna mewujudkan pelayanan publik yang efektif, transparan, dan berpihak pada kepentingan masyarakat. (red/teraskabar)






