Morowali, Teraskabar.id – Dikabarkan, Morowali tambah maskapai baru setelah maskapai FlyJaya akan membuka rute penerbangan menuju Bandara Maleo. Pemerintah daerah menyambut langkah ini dengan optimistis karena kehadiran maskapai baru memperkuat konektivitas dan mempercepat mobilitas masyarakat. Selain itu, pemerintah melihat peluang besar bagi pertumbuhan ekonomi daerah yang terus bergerak dinamis.
Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf, menyampaikan kabar tersebut saat momentum kehadiran Sriwijaya Air di Bandara Maleo, Kamis (12/2/2026). Ia menegaskan bahwa FlyJaya akan mulai melayani rute ke Morowali pada 26 Februari 2026. Dengan demikian, akses udara menuju kawasan industri strategis ini semakin terbuka luas.
“Ini adalah indikasi bahwa daerah ini akan lebih maju pesat. Tentu ini menjadi doa dan harapan kita bersama, khususnya untuk dua kabupaten yang terhubung dalam rute ini,” ujar Iksan di Bandara Maleo.
Profil dan Konsep Layanan FlyJaya
Lantas siapakah FlyJaya?. FlyJaya adalah maskapai penerbangan milik swasta Indonesia yang didirikan dan dioperasikan oleh perusahaan PT Surya Mataram Nusantara. Maskapai ini mulai diperkenalkan pada pertengahan tahun 2024.
Dikutip dari laman Investing.com, FlyJaya memulai operasional penerbangan sejak 3 Juli 2025. PT Surya Mataram Nusantara mengoperasikan maskapai ini dengan konsep low cost carrier atau LCC. Oleh sebab itu, FlyJaya menawarkan tarif yang lebih terjangkau tanpa mengurangi standar keselamatan dan pelayanan.
Maskapai ini menggunakan armada ATR 72-500 yang efisien untuk jarak pendek dan menengah. Karena itu, FlyJaya mampu menjangkau kota-kota yang selama ini memiliki keterbatasan akses udara.
Sebelumnya, FlyJaya melayani rute perdana dari Halim Perdanakusuma menuju Adisutjipto. Kemudian, maskapai ini memperluas jaringan ke sejumlah wilayah potensial. Kini, manajemen akan membuka rute ke Morowali setelah mencatat lebih dari 50.000 penumpang sepanjang 2025. Bahkan, FlyJaya menyiapkan tambahan tiga unit ATR 72 untuk mendukung ekspansi rute baru, termasuk Morowali.
Morowali Tambah Maskapai Baru: Dorong Konektivitas dan Ekonomi Daerah
Pembukaan rute ini menjawab kebutuhan pelaku industri dan tenaga kerja yang memerlukan akses cepat ke kawasan industri nikel. Selama ini, Morowali berkembang pesat sebagai pusat pertambangan dan pengolahan mineral. Oleh karena itu, peningkatan konektivitas udara menjadi kebutuhan mendesak. Kehadiran FlyJaya memberi solusi konkret bagi mobilitas pelaku usaha dan investor.
Dalam konteks itu, Morowali tambah maskapai baru tidak hanya memperluas pilihan penerbangan, tetapi juga memperkuat citra daerah sebagai pusat pertumbuhan ekonomi. Iksan kembali menegaskan pentingnya kesiapan daerah dalam menyambut tamu yang datang.
“Tadi sudah diperlihatkan di sekitar bandara, sudah rapi dan ada ornamen-ornamen wisata. Karena ini adalah bagian pertama yang dilihat oleh tamu, maka kita ini adalah cermin utama,” jelasnya.
Selanjutnya, Iksan memandang perlu untuk meningkatkan kebersihan, penataan kawasan, serta pelayanan publik di sekitar bandara. Langkah tersebut memperlihatkan keseriusan daerah dalam membangun citra positif. Selain memperindah tampilan, pemerintah juga memperkuat koordinasi lintas sektor agar pelayanan berjalan maksimal.
Di sisi lain, Sriwijaya Air telah lebih dulu melayani rute ke Morowali. Namun demikian, kehadiran FlyJaya menciptakan persaingan sehat sekaligus memperluas kapasitas penerbangan. Akibatnya, masyarakat memperoleh lebih banyak pilihan jadwal dan harga tiket.
Akhirnya, Morowali tambah maskapai baru menjadi momentum penting bagi percepatan pembangunan daerah. Pemerintah optimistis langkah ini mendorong pertumbuhan sektor industri, perdagangan, dan pariwisata. Dengan tambahan rute baru ini, Morowali memperkuat posisinya sebagai kawasan strategis nasional yang terus bergerak maju dan kompetitif. (Ghaff/Teraskabar).






