Rabu, 29 April 2026

Warga Soroti Pelayanan J&T Express di Ternate Selatan, Paket Diduga Dikembalikan Sepihak

Warga Soroti Pelayanan J&T Express di Ternate Selatan, Paket Diduga Dikembalikan Sepihak

Ternate, Teraskabar id – Dugaan buruknya pelayanan jasa ekspedisi kembali mencuat. Seorang warga soroti pelayanan J&T Express dan mengaku kecewa berat setelah paket miliknya yang telah tiba di Ternate sejak tiga hari lalu justru dikembalikan (return) secara sepihak oleh pihak J&T Express tanpa konfirmasi yang jelas.

Paket atas nama A. Sangaji yang dikirim melalui layanan J&T dan beralamat di Kalumata, Kecamatan Ternate Selatan, disebut telah berada di Ternate sejak beberapa hari lalu. Namun ironisnya, selama rentang waktu tersebut pihak ekspedisi tidak memberikan pemberitahuan ataupun upaya konfirmasi kepada penerima.

Masalah baru mencuat ketika pihak J&T tiba-tiba melakukan konfirmasi pada hari berikutnya. Sayangnya, konfirmasi tersebut dinilai terlambat dan tidak solutif. Saat keluarga penerima langsung merespons dengan mengutus perwakilan untuk mengambil paket, justru muncul fakta mengejutkan bahwa paket tersebut sudah lebih dulu di-return.

“Kami sudah menunggu dari tiga hari lalu tanpa kabar. Tiba-tiba kemarin baru dikonfirmasi, tapi saat kami suruh ambil, malah dibilang paket sudah di-return. Ini sangat tidak masuk akal,” ungkap pihak keluarga dengan nada kesal, Selasa, (28/4/2026).

Peristiwa ini memicu sorotan tajam terhadap standar operasional pelayanan J&T di wilayah Ternate Selatan. Warga menilai ada indikasi kelalaian serius, mulai dari minimnya komunikasi, keterlambatan informasi, hingga keputusan return yang dilakukan tanpa persetujuan atau pemberitahuan kepada penerima.

Warga Soroti Pelayanan J&T Express Terkait Profesionalitas

Secara umum, prosedur layanan logistik menuntut adanya upaya maksimal dari pihak kurir untuk menghubungi penerima sebelum mengambil langkah pengembalian barang. Namun dalam kasus ini, warga menilai prosedur tersebut diduga diabaikan, sehingga merugikan konsumen secara langsung.

Lebih jauh, kejadian ini menimbulkan pertanyaan besar terkait profesionalitas dan akuntabilitas pihak ekspedisi dalam menangani barang milik pelanggan. Terlebih, paket yang telah sampai di kota tujuan seharusnya menjadi prioritas untuk segera didistribusikan, bukan justru dikembalikan tanpa kejelasan.

  Enam Kecamatan di Donggala Kini Melayani Langsung Adminduk Capil

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak manajemen J&T Express terkait dugaan return sepihak tersebut. Minimnya transparansi ini semakin memperkuat kekecewaan publik yang merasa hak mereka sebagai konsumen diabaikan.

Warga mendesak pihak J&T untuk segera memberikan klarifikasi terbuka serta melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja layanan di lapangan. Mereka menegaskan bahwa kejadian serupa tidak boleh terus berulang, karena berpotensi merusak kepercayaan masyarakat terhadap jasa pengiriman.

Kasus ini menjadi peringatan serius bagi penyedia jasa logistik untuk tidak mengabaikan hak-hak konsumen. Di tengah tingginya ketergantungan masyarakat terhadap layanan pengiriman, profesionalitas, komunikasi, dan tanggung jawab menjadi hal mutlak yang tidak bisa ditawar. (red)