Morowali, Teraskabar.id— Gerakan Langit Biru Demokrat menjadi panggung bagi Ketua DPD Partai Demokrat Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, untuk menegaskan arah politik partainya: mengerahkan seluruh kader membantu pemerintahan di setiap jenjang, mulai dari Presiden dan Wakil Presiden hingga kepala daerah di tingkat kabupaten.
Pernyataan itu menandai penekanan baru bahwa peran kader tidak hanya berada di ruang politik, melainkan juga dalam mendukung pelaksanaan pemerintahan.
Anwar menyampaikan arahan tersebut saat menghadiri Gerakan Langit Biru Indonesia Asri Partai Demokrat di Anjungan Pantai Matano, Kecamatan Bungku Tengah, Kabupaten Morowali, Jumat (17/7/2026).
Momentum itu berlangsung menjelang peringatan Hari Ulang Tahun ke-25 Partai Demokrat pada 9 September 2026.
Namun, alih-alih menjadikan forum tersebut sebagai panggung konsolidasi politik semata, Anwar memilih menonjolkan pesan tentang sinergi antara partai dan pemerintahan.
“Partai Demokrat hari ini berada dalam pemerintahan dan berdiri tegak lurus mendukung Presiden Prabowo Subianto. Karena itu, fokus kita bukan berbicara politik, tetapi bagaimana mendukung pemerintah di tingkat nasional, provinsi, hingga kabupaten,” kata Anwar.
Pernyataan itu sekaligus memperlihatkan bagaimana Demokrat memosisikan diri sebagai bagian dari koalisi pemerintahan.
Karena itu, menurut Anwar, ukuran keberhasilan kader tidak hanya ditentukan oleh aktivitas organisasi, melainkan juga oleh kontribusi terhadap pelayanan publik dan pembangunan.
Selanjutnya, Anwar menyampaikan instruksi yang menjadi pesan utama kepada seluruh kader Demokrat.
“Di pusat bantu Presiden dan Wakil Presiden, di provinsi bantu Gubernur dan Wakil Gubernur, dan di kabupaten bantu Bupati dan Wakil Bupati. Itulah perhatian utama Partai Demokrat saat ini,”tegasnya.
Gerakan Langit Biru Demokrat Tegaskan Sinergi Partai dan Pemerintah
Arahan tersebut menunjukkan bahwa Demokrat ingin memperkuat hubungan kerja antara struktur partai dan pemerintahan.
Dengan demikian, setiap kader diharapkan mengambil peran sesuai ruang pengabdiannya tanpa mengabaikan kepentingan masyarakat.
Selain itu, pendekatan tersebut mencerminkan kecenderungan partai politik yang berada dalam pemerintahan untuk mengedepankan kolaborasi dibandingkan konfrontasi.
Dalam praktik demokrasi, pilihan itu sering dipandang sebagai upaya menjaga stabilitas pemerintahan sekaligus mempercepat pelaksanaan program pembangunan.
Menurut Anwar, dukungan kepada pemerintah harus diterjemahkan ke dalam tindakan yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat.
Oleh sebab itu, ia menilai kader perlu hadir di tengah warga melalui pelayanan sosial dan kepedulian terhadap persoalan lingkungan.
Gerakan Langit Biru Demokrat: Kegiatan Sosial Menjadi Implementasi Komitmen
Gerakan Langit Biru Indonesia Asri Partai Demokrat menjadi bentuk konkret dari pesan tersebut.
DPD Partai Demokrat Sulawesi Tengah menggabungkan konsolidasi organisasi dengan berbagai kegiatan yang langsung menyentuh masyarakat.
Ratusan warga menghadiri kegiatan yang dipusatkan di Anjungan Pantai Matano. Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, Reny A. Lamadjido, juga turut hadir bersama jajaran pengurus partai.
Anwar menjelaskan bahwa tema Indonesia Asri dipilih karena selaras dengan agenda pemerintah yang mendorong pelestarian lingkungan serta peningkatan kepedulian sosial.
Selama kegiatan berlangsung, panitia menggelar pemeriksaan kesehatan gratis, membagikan sembako kepada masyarakat, dan mengajak warga mengikuti aksi bersih-bersih lingkungan di kawasan pantai.
Program tersebut memperlihatkan upaya partai menghubungkan pesan politik dengan aksi sosial yang dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat.
Dukungan Politik Didorong Menjadi Pelayanan Publik
Melalui Gerakan Langit Biru Demokrat, Anwar menempatkan kader sebagai mitra pemerintah dalam menjalankan pembangunan di setiap tingkatan. Pendekatan itu memperluas makna dukungan politik menjadi kerja nyata yang berorientasi pada pelayanan masyarakat.
Di sisi lain, arahan tersebut juga memperlihatkan strategi Demokrat dalam memperkuat identitas sebagai partai yang berada di dalam pemerintahan.
Karena itu, pesan utama yang disampaikan bukan sekadar tentang loyalitas politik, melainkan tentang kontribusi terhadap efektivitas pemerintahan, penguatan gotong royong, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui kolaborasi di tingkat pusat, provinsi, maupun kabupaten.
Dengan demikian, Gerakan Langit Biru Demokrat tidak hanya menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-25 Partai Demokrat.
Lebih jauh, kegiatan itu menjadi medium untuk menegaskan orientasi partai yang menempatkan dukungan terhadap pemerintahan sebagai prioritas, sekaligus mendorong kader hadir lebih dekat dengan kebutuhan masyarakat melalui aksi sosial yang berkelanjutan. (G).






