Donggala, Teraskabar.id- Sejumlah anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Donggala Sulawesi Tengah (Sulteng) mewacanakan penggunaan hak bertanya kepada Bupati Donggala, Kasman Lassa, yang diduga menerima gratifikasi dari proyek pengadaan alat Teknologi Tepat Guna (TTG) dan Website Desa.
Baca juga: Warga Kembali Demo, Desak Usut Dugaan Gratifikasi di Donggala
Wacana itu muncul usai ketua dan anggota DPRD Donggala menerima para pendemo di ruang sidang utama, Senin 12 September 2022, kemarin .
Anggota Komisi II, Moh.Taufik, mengatakan, dia menerima beberapa aspirasi dari masyarakat dugaan gratifikasi yang melibatkan Bupati Kasman Lassa agar dibahas oleh DPRD Donggala melalui interplasi.
Baca juga: Sulteng Usulkan Pemberian Izin Melaut Lebih 12 Mil Diberikan ke Provinsi
“Ada aspirasi masyarakat meminta saya bertanya secara resmi benarkah bupati menerima gratifikasi dari proyek TTG dan Website Desa. Pertanyaan ini harus dijawab bupati dalam forum resmi, itulah saya usulkan untuk interplasi,” katanya, Rabu (13/9/2022).
Sesuai dengan hak anggota DPRD, Taufik meminta pimpinan DPRD Donggala melanjutkan apa yang ia sampaikan sebagai pertanyaan resmi DPRD Donggala kepada Nupati Kasman Lassa.
Baca juga : Mantan Ketua Nasdem Donggala Kasman Lassa Bergabung ke PAN
Taufik menegaskan agar penjelasan dari Bupati Kasman Lassa dilakukan secara terbuka dalam rapat paripurna DPRD, termasuk penjelasan mengenai dugaan keterlibatan Asisten III, Dee Lubis dan Camat Banawa Selatan, Hikma dalam kasus tersebut.
Dalam kesempatan yang sama, anggota Fraksi NasDem, Masrifan mengusulkan agar DPRD Donggala secara resmi berkonsultasi dengan Komisi III DPR RI. Karena dugaan gratifikasi tersebut terkesan lamban ditangani oleh Aparat Penegak Hukum (APH) di Sulawesi Tengah.
Bagi Masrifan, dugaan gratifikasi Bupati Kasman bukanlah kasus yang kecil. Pihak APH benar-benar serius agar ada kepastian hukum. Sehingga kasus tersebut tidak menjadi liar di masyarakat.
“Ini harus segera disampaikan kepada Komisi III DPR RI. Kalau bisa, kita langsung dipertemukan dengan Kapolri,” ujar pria yang akrab disapa Ipank ini. (teraskabar)







