Palu, Teraskabar.id – Aliansi Relawan Rusdy Mastura (ALARM) Sulawesi Tengah berupaya selalu turut serta sekaligus ikut mendorong percepatan pembangunan di Sulawesi Tengah, yang salah satu kendalanya adalah konektivitas antara gubernur dan bupati yang sering tidak beriringan jalan.
Maka lewat momentum pemilihan penjabat bupati di beberapa kabupaten yang akan berakhir masa jabatan bupatinya dalam waktu dekat ini, Aliansi Relawan Rusdy Mastura (ALARM) Sulawesi Tengah melalui ketuanya, Andi Aril Pattalau menyampaikan empat poin aspirasinya.
Baca juga: Relawan Optimistis Cudi Masih Maju Pilgub 2024
Pertama, Berharap Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) lebih memprioritaskan pembangunan Sulawesi Tengah, sehingga penetapan pejabat bupati diharapkan sesuai dengan aspirasi Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah.
Kedua, berharap semua pihak, baik birokrasi maupun politisi Sulawesi Tengah, baik yang ada di pusat maupun di daerah, untuk mengedepankan kepentingan pembangunan Sulawesi Tengah yang berkelanjutan.
“Tidak berdasarkan ambisi politik semata. Apalagi menjelang Pemilu 2024 nanti,” kata Andi Aril melalui siaran pers yang diterima redaksi, Rabu (30/8/2023).
Baca juga: Oknum Polisi Terdakwa Penembak Erfaldi Divonis Bebas, Warga Parimo Demo
Ketiga, Diharapkan kepada semua pihak untuk menghargai Gubernur Sulawesi Tengah, tidak main belakang dan menelikung Gubernur di pusat. Sehingga, tidak terjadi lagi kasus awal penetapan penjabat bupati Banggai Kepulauan yang terjadi pada tahun 2022 lalu.
Baca juga: Rudy Dewanto Dilantik jadi Penjabat Sekdaprov, Penjabat Ke-3 Sejak Hidayat Mundur
Keempat, Berharap seluruh masyarakat Sulawesi Tengah untuk selalu menjaga keharmonisan dan ketertiban umum, dan menghindari disharmonisasi di masyarakat. (teraskabar)






