Morowali, Teraskabar.id– PT Baoshuo Taman Industry Invesment Group (BTIIG) atau Indonesia Huabao Industrial Park (IHIP) bersama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah (Sulteng) berkomitmen penuh untuk berkolaborasi mencegah dan memberantas penyelahgunaan dan peredaran narkoba di area sekitar industri.
Komitmen tersebut ditindaklanjuti melalui nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) antara IHIP dan BNN Kabupaten Morowali, Selasa (22/11/2023), di kantor PT BTIIG di Desa Topogaro.
Baca juga: BNN Donggala Ajak Wartawan Ikut Cegah Peredaran Narkoba saat Workshop
External Manager Indonesia Huabao Industrial Park, Cipto Rustianto, mengatakan, keseriusan manajemen dan komitmen dukungan BTIIG kepada pemerintah untuk mewujudkan masyarakat bebas narkoba terus kami dorong.
Olehnya, aksi nyata perusahaan tuangkan dalam nota kesepahaman antara BNN dan IHIP, di mana sebelum MoU ini juga kami sudah tegaskan dalam setiap perekrutan untuk mewajibkan melampirkan Surat Keterangan Bebas Narkoba (SKBN) dari BNN,” kata Cipto.
Adapun bentuk kerjasama yang tertuang dalam MoU tersebut kata Cipto, di antaranya membentuk Satuan Tugas Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) di lingkungan internal perusahaan dan membekalinya dengan pengetahuan dan keterampilan yang cukup.
Baca juga: Sempat Ditutup 4 Hari, Masyarakat Membuka Kembali Jalur Houling IHIP Morowali Hari Ini
Selain itu, perusahaan juga akan mendukung dan melaksanakan program P4GN di lingkungan perusahaan, menyediakan sarana dan prasarana dalam pelaksanaan kegiatan sosialisasi/penyuluhan bahaya narkoba dikalangan pekerja.
Serta membantu mengampanyekan program pencegahan dan pemberantasan narkoba dalam bentuk promosi seperti baliho, stiker dll di lingkup kawasan industri.
Kepala BNN Kabupaten Morowali, Muliyadi SH, dalam sambutannya, mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi IHIP yang menunjukkan komitmennya untuk mencegah dan memberantas narkoba di ruang lingkup industri. Di mana IHIP merupakan salah satu perusahaan yang sangat proaktif mendorong pencegahan peredaran narkoba di lingkup kawasan.
Muliyadi menambahkan, meskipun angka prevalensi penyalahgunaan narkoba di Sulawesi Tengah mengalami penurunan dari 1,9 menjadi 1,7, namun angka tersebut masih sangat memprihatinkan. Makanya, kerjasama semua pihak sangat diperlukan baik dari BNN, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, tokoh masyarakat hingga perusahaan.
Baca juga: BTIIG Morowali Berhentikan Manajer Sekuritinya
“Meski penindakan secara hukum sudah sangat banyak, namun banyak muncul pengedar yang baru, terutama dari jaringan-jaringan yang sudah ditangkap sebelumnya,” ungkapnya.
Penandatanganan Perjanjian Kerjasama tersebut dilakukan oleh Manager HR Indonesia Huabao Industrial Park, Catur Caesaria Hadi Nugraha yang diwakili oleh Manager Security IHIP, Hendra Wattimena dan Kepala BNN Kabupaten Morowali, Muliyadi SH.
Turut hadir dalam MoU tersebut camat Bungku Barat dan kepala desa yang berada di sekitar lingkar industri, serta beberapa perwakilan serikat buruh di Morowali seperti FNPBI dan FSBSI. (teraskabar)






